32 Warga Terluka, 7 Akibat Tembakan Serdadu Zionis Saat Demonstrasi di Perbatasan Gaza

3 November 2018, 07:49.
Paramedis mengobati warga Palestina yang terluka akibat serangan serdadu Zionis di perbatasan Gaza-‘Israel’ saat demonstrasi Great March of Return pada 2 November 2018. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Paramedis mengobati warga Palestina yang terluka akibat serangan serdadu Zionis di perbatasan Gaza-‘Israel’ saat demonstrasi Great March of Return pada 2 November 2018. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Sejumlah warga Palestina menderita sesak nafas saat berpartisipasi dalam demonstrasi “Great March of Return” pada Jum’at ke-32 di Jalur Gaza yang terblokade, kemarin (2/11).

Kementerian Kesehatan di Gaza mengungkapkan, 32 orang terluka, tujuh akibat peluru tajam, di perbatasan timur Jalur Gaza.

Sumber-sumber setempat menyatakan, gerombolan serdadu Zionis menembakkan peluru dan gas airmata ke arah demonstran tak bersenjata untuk memaksa mereka mundur.

Demonstrasi kemarin diselenggarakan 101 tahun setelah penandatanganan Deklarasi Balfour yang memberi jalan bagi pendirian negara palsu ‘Israel’.

Warga Palestina meluncurkan demonstrasi “Great March of Return” pada 30 Maret sebagai upaya untuk mengakhiri blokade 12 tahun yang diberlakukan ‘Israel’ atas Jalur Gaza dan menuntut hak mereka untuk kembali ke rumah-rumah dari mana keluarga mereka diusir untuk menyiapkan jalan bagi pendirian negara palsu ‘Israel’ pada 1948.

Menurut PBB, lebih dari 205 warga Palestina syahid akibat tembakan gerombolan sniper ‘Israel’ dan gas airmata sejak demonstrasi diluncurkan, sedangkan lebih dari 20.000 terluka.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bangladesh Akan Pulangkan Muslim Rohingya ke Myanmar Pertengahan November
Pemukim Ilegal Yahudi Banjiri Sekolah Palestina dengan Air Berbau Busuk »