‘Rezim Assad Akan Balas Dendam terhadap Muhajirin Suriah yang Kembali’

10 November 2018, 22:04.
Foto: etilaf.org

Foto: etilaf.org

Sabtu (etilaf.org): Presiden Syrian Coalition (SC) Abdurrahman Mustafa menyatakan bahwa rezim Assad “tidak akan mengubah perilaku kriminalnya.” Ia juga menegaskan kembali bahwa upaya apa pun untuk mengembalikan Muhajirin Suriah ke daerah-daerah yang dikuasai rezim akan seperti “mengirim mereka ke kematian.”

Mustafa pada Rabu (7/11) lalu menyatakan bahwa SC telah memperingatkan masyarakat internasional mengenai bahaya yang dihadapi Muhajirin Suriah yang kembali ke daerah-daerah yang dikuasai rezim sebelum pembentukan lingkungan yang aman dan netral sebagaimana ditetapkan resolusi internasional mengenai Suriah.

Presiden Mustafa mengutip pernyataan Menteri Negara Urusan Pengungsi Lebanon Mouin Merehbi mengenai eksekusi rezim Assad terhadap keluarga Suriah setelah mereka kembali ke rumah mereka di provinsi Homs. Ia menekankan bahwa “Pernyataan Merehbi telah menambah kekhawatiran kami karena pengalaman kami dengan rezim dan milisi teroris Iran.” Ia menegaskan bahwa kembalinya lebih banyak Muhajirin adalah tanggung jawab pemerintah Lebanon dan langkah seperti itu akan seperti mengirimkan mereka ke kematian.

“Kami tahu bahwa rezim Assad tidak akan mengubah perilaku kriminalnya,” kata Mustafa. Ia mengaku terkejut pada negara-negara yang tertipu dan ingin meyakinkan yang lain untuk merehabilitasi rezim Assad.”

Mustafa menuntut dilakukannya penyelidikan internasional atas eksekusi Muhajirin Suriah yang kembali dari Lebanon demi menyingkap seluruh tindakan kriminal dan memastikan pelakunya bertanggung jawab di hadapan Mahkamah Pidana Internasional.

Merehbi menyatakan bahwa ia mendapat informasi mengenai Muhajirin Suriah yang dibunuh setelah mereka kembali ke negara mereka pada Juni. Ia menambahkan bahwa pembunuhan terakhir terjadi pekan lalu terhadap keluarga di desa perbatasan Al-Barouha, Homs. Ia mengutip sumber di dalam Suriah yang menyatakan padanya bahwa petugas keamanan rezim Assad menyerbu rumah keluarga itu dan membunuh ayah, putra dan seorang keponakan lelakinya.* (etilaf.org | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Perusahaan Rintisan Muhajirin Suriah di Turki Berkembang Pesat
Pengguna Twitter Luncurkan Kampanye Lawan Dukungan Hollywood terhadap Serdadu Zionis »