Ikhwanul Muslimin Kecam Langkah Negara Arab Buka Kembali Kedubes di Suriah

30 December 2018, 13:45.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

ISTANBUL, Ahad (Anadolu Agency): Kelompok Ikhwanul Muslimin Suriah mengecam keras langkah sejumlah negara Arab yang akan membuka kembali kedutaan besar mereka di Damaskus.

Pada Jum’at (28/12), Bahrain mengungkapkan rencana untuk membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus setelah vakum selama tujuh tahun.

Dalam pernyataan tertulis kemarin (29/12), Ikhwanul Muslimin menyesalkan pembukaan kembali kedutaan-kedutaan besar itu dan menilai langkah itu sebagai dukungan terhadap rezim Assad.

Kelompok itu menyatakan “jutaan warga Suriah menantikan langkah-langkah yang akan mengakhiri rezim ini dan semua kejahatannya”.

“Mendukung rezim Assad adalah dukungan terhadap proyek ekspansionis Iran, dukungan terhadap ekstremisme dan terorisme di kawasan tersebut, serta penerimaan semua kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan rezim ini,” jelas Ikhwanul Muslimin.

Bulan lalu, rezim Assad menyatakan akan menyambut baik langkah negara-negara Arab untuk membangun kembali hubungan resmi.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pengamat: Pembukaan Kembali Kedubes UEA di Damaskus Bermotif Keuntungan Ekonomi
Kampanye BDS Pengaruhi HSBC Tarik Investasi dari Perusahaan Persenjataan ‘Israel’ »