Tahun Lalu, Lebih dari 7.000 Orang Ditahan di Suriah

3 January 2019, 21:17.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

ANKARA, Kamis (Anadolu Agency): Lebih dari 7.000 orang ditahan secara sewenang-wenang di penjuru Suriah selama 2018, sebagian besar oleh rezim Assad. Hal itu diungkapkan kelompok hak asasi manusia, Syrian Network for Human Rights (SNHR), pada Kamis, sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency.

Dalam pernyataan tertulis, lembaga yang berbasis di London itu menyatakan bahwa 7.706 orang telah ditahan, termasuk 504 anak-anak dan 699 wanita. Dari jumlah tersebut, 5.607 ditahan oleh rezim Assad, termasuk 355 anak-anak dan 596 wanita. Sebagian besar orang ditahan di daerah yang dikuasai rezim, kata SNHR.

Menurut pernyataan lembaga tersebut, 965 orang –termasuk 83 anak-anak dan 74 wanita– ditahan oleh kelompok teroris YPG/PKK.

SNHR melanjutkan, setidaknya 338 orang, termasuk 13 anak-anak dan 338 wanita, telah ditahan oleh kelompok teroris Daesh.

Organisasi non-pemerintah itu memperkirakan jumlah orang yang saat ini ditahan di penjara rezim tidak kurang dari 500.000.

Konflik dahsyat di Suriah dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras demonstran dengan tingkat kekejaman yang tak terbayangkan.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Turki Telah Santuni 700.000 Muslim Rohingya
SOHR: Hampir 20.000 Warga Suriah Tewas pada 2018 »