Serdadu Zionis Tembak Mati Demonstran Wanita, Lukai 25 Lainnya di Perbatasan Gaza

12 January 2019, 19:21.
Warga Palestina menggotong seorang wanita yang ditembak di kepala saat demonstrasi “Great March of Return”. Foto: MEE/Mohammed Asad

Foto: MEE/Mohammed Asad

GAZA, Sabtu (Middle East Eye | Sahabat Al-Aqsha): Gerombolan serdadu Zionis ‘Israel’ menembak mati seorang wanita Palestina dan melukai 25 lainnya saat demonstrasi “Great March of Return” di timur Jalur Gaza dekat pagar perbatasan dengan wilayah Palestina terjajah 1948 yang kini disebut ‘Israel’, pada Jum’at (11/1).

Gerombolan serdadu Zionis menggunakan peluru tajam dan peluru baja berlapis karet ketika menembaki para demonstran di dekat pagar.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan pada AFP bahwa wanita itu ditembak di kepala. The Jerusalem Post menyebut wanita itu bernama Amal Mustafa Taramsi berusia 43 tahun. Media ‘Israel’ itu juga memberitakan, 25 orang lainnya terluka termasuk seorang wartawan dan sejumlah paramedis, ketika sebuah ambulans dihantam dengan bom gas.

Unjuk rasa yang diikuti sekitar 12.000 warga Palestina di Gaza kemarin merupakan bagian dari demonstrasi yang dijuluki “Great March of Return” yang telah berlangsung sejak 30 Maret 2018, dan kini memasuki pekan ke-42 berturut-turut. Lebih dari 190 warga Palestina tewas dalam demonstrasi tersebut.

Para saksi mata mengatakan pada surat kabar Al-Araby bahwa delegasi Eropa hadir selama demonstrasi untuk mengamati dan membuat laporan.

Al-Araby juga memberitakan, delegasi keamanan Mesir tiba di Gaza pada Kamis lalu untuk menekan faksi-faksi nasional Palestina agar menghentikan demonstrasi.

Delegasi Mesir datang untuk mengadakan pembicaraan dengan Hamas –yang berkuasa di Gaza– tentang pembukaan pelintasan Rafah, setelah Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah menarik stafnya dari terminal perbatasan minggu lalu.* (Middle East Eye | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tahun Lalu, Rezim Assad Bunuhi Warga Sipil Suriah dengan 3.601 Bom Gentong
Ada Skenario Jahat untuk Makin Sengsarakan Rakyat Gaza »