Mahathir: Tak Ada Tempat Bagi Atlet ‘Israel’ di Malaysia

12 January 2019, 22:52.
Foto: PIC

Foto: PIC

LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan bahwa “tidak ada tempat bagi atlet ‘Israel’ di Malaysia,” sehingga menolak mengeluarkan visa masuk untuk tim renang ‘Israel’.

Mahathir menekankan pada Kamis (10/1) bahwa negaranya tidak akan mengeluarkan visa masuk untuk atlet ‘Israel’ yang dijadwalkan berpartisipasi dalam Kejuaraan Renang Paralimpik Dunia 2019 musim panas ini. Demikian pemberitaan kantor berita Shehab sebagaimana dikutip MEMO.

Perdana menteri juga menekankan, jika menanggapi sikapnya pihak penyelenggara memutuskan untuk membatalkan acara maka “mereka dapat melakukannya”.

Komite Olimpiade ‘Israel’ telah menekan Malaysia untuk mengeluarkan visa bagi para anggotanya, tapi Malaysia menolak untuk melakukannya. Komite juga menekan penyelenggara acara untuk mendapatkan visa, tapi tidak berhasil.

Wakil Menteri Olahraga Malaysia, Sim Hee Kyung, mengatakan pada Rabu (9/1) bahwa negaranya tidak akan mengizinkan atlet ‘Israel’ memasuki negara itu. Ia menegaskan kebijakan “jelas” Malaysia terkait hal yang menyangkut ‘Israel’. Ia menekankan bahwa: “Pemerintah akan mempertahankan posisi tegasnya mengenai masalah ini dengan tujuan untuk memprotes penindasan terus menerus ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina.”

Selama lebih dari 50 tahun, Malaysia menolak normalisasi hubungan dengan ‘Israel’ karena dukungan yang sangat besar rakyat Malaysia bagi Palestina.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ada Skenario Jahat untuk Makin Sengsarakan Rakyat Gaza
Gigitan Tikus Memperburuk Kondisi Pengungsi Palestina di Suriah »