Gagal Temukan Makanan, Ibu Suriah yang Kelaparan Bakar Diri dan Ketiga Anaknya

15 January 2019, 10:24.
Seorang ibu Suriah yang kelaparan di sebuah kamp pengungsi di perbatasan Yordania membakar dirinya dan ketiga anaknya setelah gagal menemukan makanan selama tiga hari. Foto: AAP

Seorang ibu Suriah yang kelaparan di sebuah kamp pengungsi di perbatasan Yordania membakar dirinya dan ketiga anaknya setelah gagal menemukan makanan selama tiga hari. Foto: AAP

SURIAH, Selasa (SBS): Seorang ibu Suriah berusaha membakar dirinya dan anak-anaknya hingga mati di sebuah kamp pengungsi di Suriah timur setelah ia gagal menemukan makanan untuk keluarganya selama tiga hari berturut-turut. Hal itu diungkapkan Khaled al-Ali, juru bicara pertahanan sipil.

Sundus Fathallah (28) membakar dirinya dan ketiga anaknya yang kelaparan di dalam tenda di kamp pengungsi Rukban pada Sabtu (12/1), ungkap Khaled.

Para pengungsi lain di kamp memadamkan api, yang telah merusak tenda, dan mengevakuasi wanita dan anak-anaknya itu ke rumah sakit.

Wanita itu dan bayinya terluka parah, sementara dua anak lainnya menderita luka ringan, jelas Khaled.

Ribuan orang hidup dalam kondisi buruk di Rukban, yang terletak di daerah terpencil di gurun Suriah dekat perbatasan Yordania.

Sebagian besar pengungsi di sana melarikan diri dari wilayah-wilayah di Suriah timur yang pernah jatuh ke tangan kelompok ekstremis ISIS, dan merekam telantar di sana setelah otoritas Yordania menutup perbatasan.

Tahun lalu, sekitar 20 orang tewas akibat minimnya pelayanan medis di dalam kamp.* (SBS | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ribuan Muhajirin Suriah Terancam Mati Kedinginan di Kamp Pengungsi
Serdadu Zionis Tutup Qubbat Al-Sakhrah di Masjidil Aqsha, Larang Jamaah Shalat di Sana »