Tak Cuma Perlengkapan Musim Dingin, Muhajirin di Lebanon Butuh Uang untuk Sewa Tenda

16 January 2019, 18:15.
Foto: Twitter (@NawalMdallaly)

Foto: Twitter (@NawalMdallaly)

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Muhajirin Suriah di kota Lebanon, Arsal, di timur Tripoli dekat perbatasan Suriah, terus menderita akibat kondisi cuaca ekstrem. Sekitar 60.000 Muhajirin Suriah tinggal di 126 kamp pengungsi di Arsal, sebagaimana diberitakan Anadolu Agency Senin (14/1) lalu, mengutip pernyataan walikota Arsal, Basel Al-Hujairy.

Cuaca dingin yang telah mencapai puncaknya menutupi kamp-kamp pengungsi dengan salju dan membuat Muhajirin kekurangan pakaian hangat, kayu, minyak atau uang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Tak hanya itu, Muhajirin juga takut diusir dari tenda-tenda mereka karena tidak mampu membayar sewa, yang berkisar antara 150 dolar dan 200 dolar per tenda.

Seorang Muhajir berusia 50 tahun Khalid Abu-Daher, yang juga seorang guru di kamp pengungsi Al-Salam, mengatakan: “Kami tidak menerima bantuan kecuali dari beberapa badan amal. Orang-orang di sini tidak punya pekerjaan.” Abu-Daher, yang merupakan ayah dari tiga anak itu menambahkan, “Situasi di tenda sangat buruk. Badan-badan amal membagikan potongan nilon untuk menutupi tenda, tapi itu tidak cukup.”

Abu-Daher hanya menerima gaji bulanan sebesar 50-100 dolar, yang berarti ia harus menjual kayu dari tendanya untuk membayar utangnya. Dia meminta pihak berwenang di tingkat regional dan internasional, serta badan-badan amal yang beroperasi di daerah itu, untuk membantu Muhajirin Suriah sesegera mungkin.

Sebuah badan amal Turki tiba di daerah tersebut pekan lalu dan mulai membantu para pengungsi, membagikan bantuan termasuk selimut, kasur, dan pakaian musim dingin untuk anak-anak. Juru bicara badan amal itu mengatakan pada Anadolu Agency bahwa bantuan itu dimaksudkan untuk menolong para pengungsi di semua kamp di daerah tersebut.

Akan tetapi, penderitaan mereka tampaknya akan terus berlanjut karena cuaca yang diperkirakan akan lebih ekstrem dan di saat yang sama bantuan dari PBB dan badan internasional lainnya menurun tajam.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 3 Tahun, Penjajah Zionis Raup 16 Juta Dolar dari Denda Warga Palestina di Tepi Barat
UNICEF: 15 Bocah Suriah Tewas Akibat Cuaca Ekstrem »