‘Hamas Tak Akan Ikut dalam Pemerintahan yang Dorong Perpecahan dan Lepaskan Tanah Palestina’

1 February 2019, 21:22.
Foto: PIC

Foto: PIC

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor | PIC): Anggota biro politik Hamas Mousa Abu Marzouq menyatakan bahwa gerakannya tidak akan ikut serta dalam pemerintah baru yang rencananya akan dibentuk faksi Fatah.

Di Twitter, ia menulis: “Para pemimpin Fatah terus mengatakan bahwa Hamas tidak akan diundang untuk menjadi bagian dari pemerintah mendatang.”

Ia menambahkan: “Siapa yang mengatakan bahwa kami akan berpartisipasi dalam pemerintah yang akan datang, yang kosong dari segala muatan nasional, yang mendorong perpecahan dan mempersiapkan ‘kesepakatan abad ini’, serta melepaskan 78 persen dari tanah Palestina.”

Dalam konteks terkait, juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri menyatakan di akun Twitter-nya bahwa Fatah tidak memiliki hak untuk membentuk pemerintah apa pun karena telah kalah dalam pemilu dan langkah semacam itu akan menjadi kudeta terhadap proses demokrasi.* (Middle East Monitor | PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« WHO: 29 Anak-anak, Bayi Tewas Akibat Hipotermia di Kamp, Suriah
SNHR: Bulan Januari, 197 Warga Sipil Suriah Tewas Akibat Serangan dan Siksaan »