Pemotongan Tunjangan Keluarga Syuhada Langgar Nilai Perjuangan Palestina

8 February 2019, 10:28.
Foto: Qudsn.co

Foto: Qudsn.co

GAZA, Jum’at (Qudsn.co): Anggota Perkumpulan Keluarga Syuhada Muadz Al-Ja’bari menyatakan, tindakan Otoritas Koordinasi Keamanan –yang dipimpin Mahmoud Abbas– yang memotong tunjangan keluarga syuhada merupakan pelanggaran terhadap persatuan dan simbol nasional. “Itu adalah pelanggaran terhadap semua nilai nasional, perjuangan dan keteguhan Palestina,” tegas Perkumpulan Keluarga Syuhada dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Kamis (7/2).

“Karena, mereka telah memotong tunjangan ribuan keluarga syuhada yang paling mulia di antara kita semua. Sungguh mereka telah menerobos nilai-nilai nasionalisme, yang dengan itu berarti telah mengkhianati para pimpinan Gerakan Nasional Palestina beserta semua jajarannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, “Ini Abbas lakukan pada saat dia dengan bangganya memberikan perlindungan kepada pemuda ‘Israel’, namun di sisi lain melampiaskan kebrutalannya kepada keluarga syuhada yang mengorbankan darah mereka demi tanah air. Ia memilih sejalan dengan pernyataan musuh yang membanggakan diri telah membunuh warga Palestina dalam kebijakan program pemilihan mereka.”

Otoritas Palestina belum lama ini memotong tunjangan sejumlah besar keluarga syuhada yang berafiliasi dengan Hamas dan Gerakan Jihad Islam. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk langkah hukuman terhadap Gaza.

Muadz Al-Ja’bari menegaskan kepada Qudsn.co bahwa Otoritas Palestina memotong tunjangan sejumlah keluarga syuhada, terutama yang berafiliasi dengan Hamas, seperti istri As-Syahid Ahmad Yasin, Abdul Aziz Ar-Rantisi, mantan pemimpin Brigade Qassam Ahmad Al-Ja’bari, Ismail Abu Shanab dan Ibrahim Al-Muqadimah.

Al-Ja’bari menjelaskan bahwa Perkumpulan Keluarga Syuhada telah mengadakan sejumlah pertemuan mendesak dengan keluarga-keluarga syuhada yang berafiliasi dengan Hamas untuk mendata jumlah keluarga syuhada yang tunjangannya diputus oleh pihak Otoritas Palestina bulan ini. “Komunikasi dengan pihak Gerakan Jihad Islam terus dilakukan untuk mendapatkan daftar nama keluarga syuhada yang tunjangannya diputus,” terang Al-Ja’bari.* (Qudsn.co | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Tembak Kepala Remaja Palestina Ini dari Jarak 10 Meter
OPCW Gagal Selidiki 191 Serangan Kimia di Suriah »