Pemukim Ilegal Yahudi Kembali Serang Sekolah Palestina di Nablus

11 February 2019, 22:13.

LONDON, Senin (Middle East Monitor): Segerombolan pemukim Yahudi menyerang sebuah sekolah Palestina yang terletak di desa Urif, kota Nablus, Tepi Barat terjajah, kemarin (10/2).

Kepala desa Mazen Shehada mengatakan kepada Quds Press, penyerangan yang dilakukan pemukim ilegal Yahudi terhadap sekolah menengah di desa itu bahkan mendapat pengawalan dari serdadu Zionis ‘Israel’.

Lebih lanjut Shehada menjelaskan, terjadi bentrokan antara pemukim ilegal Yahudi dengan para pelajar di sekolah tersebut, ketika serdadu Zionis menembakkan peluru tajam dan peluru baja berlapis karet, serta gas air mata ke arah anak-anak di bawah umur. Sejumlah orang yang terpapar gas air mata menderita sesak napas. Para pelajar yang terluka langsung diberikan penanganan medis di lokasi.

Melansir Middle East Monitor, serangan yang menargetkan sekolah menengah Urif bukan kali pertama dilakukan oleh pemukim ilegal Yahudi.

Kota-kota dan desa-desa Palestina di daerah Nablus dikelilingi oleh permukiman-permukiman ilegal Yahudi, yang sebagian besar dilindungi serdadu Zionis.

Saat ini ada sekitar 500.000 hingga 600.000 pemukim ilegal Yahudi menempati permukiman khusus Yahudi di sepanjang Baitul Maqdis Timur terjajah dan Tepi Barat terjajah. Proyek permukiman ilegal ini merupakan pelanggaran atas hukum internasional.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Aktivis Gelar Kampanye untuk Lindungi Warga Al-Khalil dari Serangan Pemukim Ilegal Yahudi
Hassan Shalabi: ‘Jangan Menangisiku, Aku Berada di Tempat yang Lebih Baik’ »