Koalisi Suriah Desak Rezim Assad Bertanggung Jawab atas Serangan Senjata Kimia di Khan Sheikhoun

6 April 2019, 12:38.
Foto: Syrian Coalition’s Media Department

Abdulahmad Alyusuf dan bayi kembarnya yang tewas setelah serangan senjata kimia Assad di Khan Sheikhoun, 4 April 2017 Foto: Syrian Coalition’s Media Department

DOHA, Sabtu (Syrian Coalition’s Media Department): Koalisi Suriah menekankan pentingnya menuntut pertanggungjawaban rezim Assad dan semua pihak yang bertanggung jawab atas kejahatan perang di Suriah untuk mencegah kekebalan hukum. Hal itu diungkapkan Koalisi pada peringatan kedua tahun serangan senjata kimia di Khan Sheikhoun.

Dalam siaran pers yang dirilis pada Kamis (4/4) lalu, Koalisi menegaskan kembali seruannya untuk memasukkan masalah kejahatan yang dilakukan di Suriah dalam yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menuntut pertanggungjawaban semua pelaku kejahatan serta kaki tangan mereka.

Koalisi juga mengulangi lagi seruannya untuk mengaktifkan Pasal 21 Resolusi Dewan Keamanan PBB 2118 untuk menindak rezim Assad berdasarkan Bab VII Piagam PBB.

“Pembantaian itu hanya bagian dari rentetan panjang kejahatan dan pelanggaran Hukum Kemanusiaan Internasional dan norma-norma internasional, serta resolusi Dewan Keamanan PBB. Selain itu, kejahatan tersebut hanya direspon dengan serangkaian pernyataan dan kecaman yang hanya bertujuan menyelamatkan muka,” ungkap Koalisi.

Menurut Koalisi, kenyataan di lapangan menegaskan bahwa rezim Assad bersikeras menerapkan kebijakan pembunuhan, pengungsian dan eskalasinya yang mengakibatkan kematian sekitar 15 warga sipil dan melukai puluhan lainnya dalam 24 jam terakhir. Rezim Assad membombardir desa Hama, Aleppo dan Idlib, termasuk kota Khan Sheikhoun.

“Tidak adanya tindakan hukum apa pun atas kejahatan dan pelanggaran yang terjadi di Suriah telah memperkuat budaya kekebalan hukum. Hal itu juga menjadikan pemain-pemain utama dalam komunitas internasional sebagai mitra tidak langsung (rezim) karena mereka memikul tanggung jawab untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional.”

Koalisi melanjutkan, “Babak mengerikan dari sejarah Suriah dan kawasan ini harus diakhiri melalui posisi internasional yang serius dan bertanggung jawab, yang berkomitmen untuk melindungi warga sipil, menerapkan hukum dan resolusi internasional.* (Syrian Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« SNHR: Tercatat 221 Serangan Kimia di Suriah Sejak 2012
‘Bashar Al-Assad Bunuh Rakyat Suriah dengan Izin Internasional’ »