Muhajirin di Kamp Rukban Tolak Kembali ke Daerah yang Dikuasai Rezim Suriah

11 April 2019, 21:39.
Foto: Syrian Coalition’s Media Department

Foto: Syrian Coalition’s Media Department

DOHA, Kamis (Syrian Coalition’s Media Department): Pemerintah sipil di kamp pengungsi Rukban pada Selasa (9/4) mendesak negara-negara yang dijadwalkan bertemu dengan Rusia di ibukota Yordania, Amman, dalam beberapa hari mendatang untuk tidak mengizinkan Rusia dan rezim Assad memutuskan nasib orang-orang yang telantar di kamp tersebut.

Pemerintah sipil meminta Washington dan Uni Eropa untuk campur tangan melindungi Muhajirin di kamp dan tidak membiarkan mereka menjadi mangsa yang mudah bagi rezim Assad dan sekutunya, Rusia. Pemerintah sipil menekankan pentingnya mencegah rezim Assad dan Rusia dari terus menggunakan makanan dan obat-obatan sebagai senjata melawan Muhajirin di kamp untuk memaksa mereka kembali ke daerah-daerah yang dikuasai rezim.

Pemerintah sipil menyatakan bahwa mayoritas Muhajirin di kamp Rukban menolak upaya apa pun untuk mencapai penyelesaian dengan rezim Assad dan tidak mau kembali ke daerah-daerah yang dikuasai Assad. Pemerintah sipil menambahkan bahwa Muhajirin takut ditangkap dan dihilangkan paksa jika mereka kembali karena milisi Iran ada di sebagian besar kota dan desa di Homs timur.

Pemerintah sipil menuntut agar penduduk kamp Rukban diberi hak untuk menentukan nasib sendiri dan memberi mereka perlindungan baik dengan mengevakuasi mereka ke daerah utara Suriah yang telah dibebaskan atau mengizinkan mereka kembali ke daerah-daerah asal mereka tanpa menjadi sasaran balas dendam rezim.

Sekitar 200 kepala keluarga baru-baru ini meninggalkan kamp di perbatasan dengan Yordania ke daerah-daerah yang dikuasai rezim di Suriah tengah berdasarkan “penyelesaian” dengan Rusia.

Kondisi hidup yang mengerikan di kamp, seperti kemiskinan ekstrem dan kesehatan yang memburuk telah memaksa keluarga-keluarga itu untuk kembali. Mayoritas dari 60.000 Muhajirin yang tinggal di kamp berulang kali menyatakan mereka tidak akan kembali ke daerah yang dikuasai rezim.* (Syrian Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Satu Peluru yang Mengubah Hidup’
‘Kalian Tidak Akan Bertahan di Sini (Palestina) Selama 16 Tahun’! »