Turki Gunakan Olahraga untuk Eratkan Persaudaraan Warga Turki dan Muhajirin Suriah

13 April 2019, 13:44.
Anak-anak Suriah berjalan di lumpur setelah hujan deras mengguyur sebuah kamp pengungsi di Suriah pada 6 Februari 2016. Foto: Bulent Kilic/AFP/Getty Images

Anak-anak Suriah berjalan di lumpur setelah hujan deras mengguyur sebuah kamp pengungsi di Suriah pada 6 Februari 2016. Foto: Bulent Kilic/AFP/Getty Images

LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Lebih dari 300 fasilitas olahraga terbuka untuk warga Turki dan Suriah sepanjang tahun, ungkap menteri pemuda dan olahraga Turki, sebagaimana diberitakan Anadolu Agency.

“Olahraga adalah salah satu alat paling penting untuk mempererat persaudaraan dan perdamaian, serta membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik,” kata Mehmet Muharrem Kasapoglu pada pertemuan NATO di Antalya.

Lebih dari 75.000 remaja Turki dan Suriah di 19 provinsi berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan budaya antara 2016 dan 2018, katanya, seraya menambahkan bahwa mereka menargetkan menjangkau 100.000 pemuda hingga 2020.

Kasapoglu mencatat 3,5 juta Muhajirin Suriah kini tinggal di Turki dan 33 miliar dolar telah dihabiskan untuk mereka. “Sebagai sebuah negara, peradaban dan budaya, tidak ada konsep ‘yang lain’ dalam masyarakat kita,” tambah Kasapoglu.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Ubah Masjid Bersejarah Jadi Tempat Minum Miras
Sebulan, Rezim Suriah Serang Idlib 6.422 Kali dan Tewaskan 135 Warga »