Jenazah Tawanan yang Dieksekusi Rezim Assad Ditemukan di Kuburan Massal di Dara’a

2 June 2019, 20:22.
Foto: Syrian Coalition’s Media Department

Foto: Arsip Syrian Coalition’s Media Department

DARA’A, Ahad (Syrian Coalition’s Media Department): Para aktivis di provinsi Dara’a pada Jum’at (31/5) lalu mengatakan bahwa mayat-mayat manusia ditemukan terkubur di bawah sebuah rumah di kota Qarafa. Mereka yakin mayat-mayat itu adalah para tawanan yang dieksekusi pasukan rezim pada tahun 2014.

Menurut para aktivis, rumah itu milik Hussein al-Saleh dan merupakan salah satu dari tiga rumah yang digunakan sebagai penjara oleh para gerilyawan yang beroperasi di bawah komando mendiang kepala keamanan Rustum Ghazala. Para aktivis yakin pasukan rezim meledakkan rumah-rumah itu ketika para tawanan berada di dalam.

Jaringan berita Smart mengutip sumber-sumber lokal yang mengatakan bahwa para gerilyawan mantan Kepala Direktorat Keamanan Politik Rustum Ghazala menguburkan para korban di kuburan massal yang mereka gali di bawah rumah. Sumber-sumber itu menambahkan, sekitar 25 mayat tawanan dari Qarafa –termasuk wanita– dimakamkan di kuburan massal itu.

Sumber-sumber itu mencatat bahwa pemilik rumah menemukan mayat-mayat itu ketika ia sedang menyingkirkan puing-puing rumahnya yang dibom. Setelah berita tentang penemuan mayat itu menyebar di kota tersebut, pasukan rezim menutup tempat itu dan melarang pemilik rumah melanjutkan penyingkiran puing-puing.

Terlepas dari apa yang disebut kesepakatan penyelesaian yang dipaksakan kepada penduduk Dara’a pada Juli 2018, sangat sedikit orang yang kembali ke rumah mereka di kota Qarafa karena takut akan pembalasan dendam oleh rezim Assad.

Qarafa adalah tempat kelahiran Rustum Ghazala yang membentuk kelompok laskar gerilyawan yang setia pada rezim. Kelompok-kelompok ini, yang kemudian dijuluki Shabeeha Rustum, terlibat dalam eksekusi, penangkapan, ledakan dan penghancuran rumah-rumah para penentang rezim, keluarga dan kerabat mereka. Eksekusi pertama oleh Shabeeha Rustum dilakukan terhadap anggota keluarga Khatib pada Juni 2013 dan merenggut nyawa tiga pria dan seorang gadis yang dieksekusi di dalam rumah mereka di Qarafa.* (Syrian Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hanya Karena Ingin Shalat Jum’at di Masjidil Aqsha, Serdadu Zionis Bunuh Pemuda Palestina Ini
Bentrokan Terjadi di Kompleks Al-Aqsha Setelah Ratusan Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjid »