Gadis Palestina Berusia 10 Tahun Masih Disekap dalam Penjara Rezim Suriah

12 June 2019, 21:19.
Asap membubung setelah serangan udara rezim Assad di kamp pengungsi Yarmouk di Suriah, tempat para pengungsi Palestina berlindung, 24 April 2018. Foto: Rami Alsayed/Anadolu Agency

Asap membubung setelah serangan udara rezim Assad di kamp pengungsi Yarmouk di Suriah, tempat para pengungsi Palestina berlindung, 24 April 2018. Foto: Rami Alsayed/Anadolu Agency

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Kelompok Aksi untuk Palestina di Suriah (AGPS) menyatakan pasukan rezim Suriah masih menahan gadis Palestina berusia 10 tahun, Hadeel Al-Ayyathi, enam tahun setelah ia ditangkap.

Menurut kelompok itu, Hadeel ditangkap pada usia empat tahun ketika melewati pos pemeriksaan rezim Suriah di dekat kamp Yarmouk pada Maret 2013.

Nasibnya dan sang ibu masih belum diketahui.

AGPS telah mendokumentasikan penahanan 1.758 warga Palestina sejak awal perang di Suriah, termasuk ratusan wanita, anak-anak dan lansia.

Para pengungsi Palestina di Suriah sangat menderita akibat perang sipil di negara itu dan banyak yang tidak dapat melarikan diri karena negara-negara tetangga tidak memberikan mereka status pengungsi. AGPS menyatakan, lebih dari 600 keluarga Palestina di kamp pengungsi Daraa menderita akibat kurangnya layanan dan fasilitas medis.

AGPS menjelaskan bahwa klinik UNRWA di kamp tersebut belum direnovasi atau dibangun kembali, sementara tempat alternatif untuk perawatan belum disediakan di atau dekat kamp untuk melayani warga.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis ‘Israel’ Semakin Kecanduan Narkoba
Assad Hancurkan Rumah Muhajirin untuk Memperketat Cengkeraman di Benteng Oposisi »