PBB: Rezim Assad Sengaja Bombardir Rumah Sakit di Idlib

7 July 2019, 11:59.
Foto: Syrian Coalition’s Media Department

Foto: Syrian Coalition’s Media Department

DOHA, Ahad (Syrian Coalition’s Media Department): Pasukan rezim Assad dan Rusia terus mengebom kota-kota dan desa-desa di ‘zona de-eskalasi’ di Suriah barat laut, terutama menargetkan infrastruktur, fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta lembaga-lembaga pelayanan.

PBB menyatakan telah mencatat 29 serangan terhadap 25 fasilitas kesehatan, transportasi dan personel, serta 45 serangan terhadap sekolah-sekolah di Suriah barat laut sejak akhir April, yang terbaru termasuk serangan kedua dalam dua bulan terhadap sebuah rumah sakit bawah tanah di kota Kanfanbel pada hari Kamis.

“Serangan itu terjadi terlepas dari fakta bahwa koordinat rumah sakit ini sebelumnya telah dibagikan kepada pihak-pihak yang terlibat konflik untuk mencegah serangan terhadap rumah sakit itu,” ujar pejabat PBB pada Jum’at.

“Saya ngeri dengan serangan tanpa henti di daerah-daerah dan infrastruktur warga sipil karena konflik di barat laut Suriah terus berlanjut,” kata Mark Cutts, wakil koordinator kemanusiaan regional PBB untuk krisis Suriah.

“Tindakan kekerasan seperti itu terhadap warga sipil, pekerja kemanusiaan dan infrastruktur warga sipil sangat tercela dan saya mengecam keras itu,” ungkap pejabat PBB itu.

Ia menjelaskan, “Dua pekan lalu, tiga rekan kemanusiaan kita terbunuh di Maarat An-Numan ketika ambulans yang mereka tumpangi terkena serangan langsung. Dua pekerja penyelamat yang membantu menarik orang dari bawah puing-puing tewas seminggu yang lalu.”

“Pengeboman dan serangan udara, termasuk penggunaan bom gentong di Idlib, Aleppo barat dan Hama utara kini menjadi bagian hidup (warga sipil) selama lebih dari dua bulan. Lebih dari 300 warga sipil telah terbunuh. Ribuan lainnya terluka.”

Sejak April, rezim Assad dan sekutu-sekutunya telah meluncurkan operasi pengeboman membabi buta terhadap daerah-daerah di provinsi Hama dan Idlib. Pengeboman sejauh ini telah menewaskan lebih dari 800 warga sipil dan melukai ratusan lainnya, serta memaksa lebih dari 600.000 orang meninggalkan rumah mereka menuju perbatasan dengan Turki.* (Syrian Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Minta Inggris Ilegalkan Hamas dan Gerakan BDS
Aktivis HAM: China Lakukan Segala Cara untuk Hapus ‘Identitas’ Uighur »