Kelompok Pemukim Ilegal Yahudi Rampas Dana Bantuan untuk Keluarga Palestina

10 July 2019, 22:54.
Gerombolan pemukim ilegal Yahudi merampas rumah milik warga Palestina di Silwan setelah serdadu Zionis memaksa pemilik rumah keluar dengan melepaskan tembakan. Foto: Silwanic.net

Gerombolan pemukim ilegal Yahudi merampas rumah milik warga Palestina di Silwan setelah serdadu Zionis memaksa pemilik rumah keluar dengan melepaskan tembakan. Foto: Silwanic.net

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Kelompok permukiman ilegal Yahudi sayap kanan merampas donasi untuk membantu keluarga Palestina yang menghadapi ancaman pengusiran dari rumah mereka di Baitul Maqdis.

Asosiasi Elad adalah kelompok sayap kanan terkenal yang mendukung permukiman ilegal Yahudi di kawasan Silwan, Baitul Maqdis, yang terletak tepat di luar Kota Tua dan kompleks Masjidil Aqsha. Asosiasi itu juga mengelola situs arkeologi Kota Daud di Silwan dan terus menerus berusaha mengusir keluarga-keluarga Palestina dari kawasan itu.

Salah satu keluarga yang menjadi target Elad adalah keluarga Siyam – yang telah berjuang melawan kelompok itu selama 25 tahun agar tetap tinggal di rumah keluarga mereka. Beberapa bagian dari gedung keluarga Siyam telah disita oleh penjajah Zionis dengan menggunakan UU Absentee Property ‘Israel’ – yang menyatakan properti milik warga Palestina yang mengungsi, seringkali karena perang atau kemiskinan, dinyatakan sebagai “absentee” dan karena itu menjadi milik penjajah Zionis. Beberapa bagian rumah keluarga itu kemudian dijual ke Elad.

Kini Elad merampas uang yang dikumpulkan untuk membantu keluarga Siyam melawan perintah evakuasi mereka. Media ‘Israel’, Haaretz, memberitakan: “Elad telah memperoleh hak gadai atas puluhan ribu shekel yang disumbangkan oleh 241 aktivis untuk keluarga Siyam, dengan alasan bahwa keluarga tersebut berutang uang kepada Elad.”

Hak gadai memberi organisasi atau kelompok hak untuk tetap memiliki properti sampai utang yang dimiliki oleh pemilik properti tersebut dibayarkan. Akan tetapi, selain hak gadai Elad “menuntut situs urun dana (crowdfounding) ‘Israel’, IsraelGives, membekukan rekening bank tempat uang yang dikumpulkan untuk membantu keluarga Siyam disimpan”.

Haaretz menjelaskan, bulan lalu, pengadilan penjajah Zionis di Baitul Maqdis menolak permohonan terakhir keluarga Siyam untuk tetap berada di rumah mereka, dan memerintahkan mereka untuk mengosongkan gedung. Sebelum persidangan, aktivis Uri Erlich meluncurkan kampanye urun dana untuk membiayai proses hukum Siyam, yang berhasil mengumpulkan lebih dari 38.000 shekel (10.600 dolar) dari 241 donatur.

Meskipun situs penggalangan dana IsraelGives menentang hak gadai di pengadilan, pada akhirnya terpaksa menerima keputusan hukum. Oleh karena itu, ribuan dolar yang ditujukan untuk keluarga Siyam kini berada di tangan Elad.

Warga Palestina di Silwan telah menjadi sasaran sejumlah rencana untuk mengusir mereka dari rumah mereka sendiri. Bulan lalu, organisasi hak asasi manusia ‘Israel’ Ir Amim mengungkap ada “ledakan baru” dalam proyek “pariwisata” yang dikelola pemukim ilegal Yahudi di sekitar Kota Tua Baitul Maqdis, banyak di antaranya berfokus pada Silwan. Ir Amim berpendapat bahwa tindakan itu berkontribusi “mengaburkan Garis Hijau” –garis gencatan senjata yang diimplementasikan setelah perang 1948– dan digunakan “sebagai alat untuk semakin memperketat kegiatan permukiman ilegal Yahudi di Kota Tua dan sekitarnya”.

Ir Amim juga menunjuk rencana pembangunan kereta gantung Baitul Maqdis dan sebuah kawasan pejalan kaki yang baru dibangun antara Cinematheque Baitul Maqdis Barat sebagai dua contoh proyek yang memperkuat kontrol penjajah Zionis atas Baitul Maqdis dan pengusiran warga Palestina dalam proses tersebut.

“Pengembangan hal-hal yang disebutkan di atas adalah bagian tak perpisahkan dari langkah-langkah yang digunakan untuk memfasilitasi akses yang lancar dan menarik dari Baitul Maqdis Barat ke lokasi permukiman ilegal Yahudi yang tersebar di seluruh Silwan,” tambah Ir Amim.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemukim Ilegal Yahudi Rampas Gedung Warga Palestina di Baitul Maqdis
Gembong Zionis: ‘Konflik Kita dengan Seluruh Dunia Muslim, dengan Semua Dunia Arab’ »