Serangan Udara Intensif Tewaskan Puluhan Warga, Hancurkan Enam Fasilitas Sipil di Idlib

12 July 2019, 22:50.
Foto: Syrian Coalition’s Media Department

Foto: Syrian Coalition’s Media Department

DOHA, Jum’at (Syrian Coalition’s Media Department): Pasukan Assad dan Rusia semakin meningkatkan serangan udara mereka di ‘zona de-eskalasi’ di Suriah barat laut, terutama di Idlib dan daerah pedesaannya. Serangan udara itu menewaskan dan melukai puluhan warga sipil, serta meluluhlantakkan enam fasilitas sipil penting sejak Kamis (11/7) pagi.

Pertahanan Sipil Suriah menyatakan bahwa empat serangan udara menghantam kota Ma’aret al-Nu’man di pedesaan Idlib pada Jum’at (12/7) sehingga menewaskan dua anak-anak dan melukai tujuh warga sipil, termasuk tiga anak-anak.

Jet rezim Assad menjatuhkan empat bom di kawasan Al-Qusour di kota Idlib pada Jum’at pagi, korban sipil berjatuhan. Tim pertahanan sipil menyatakan bahwa mereka berupaya memadamkan api yang disebabkan oleh serangan udara.

Jet-jet rezim Assad dan Rusia pada hari Kamis melakukan serangan udara mematikan di kota Jisr al-Shughour di daerah pedesaan Idlib, yang menewaskan enam warga sipil, termasuk seorang bocah dan melukai sembilan lainnya.

Pertahanan Sipil menyatakan, setidaknya 14 serangan udara menghantam kota Khan Sheikhoun. Surat kabar lokal, Inab Baladi, memberitakan bahwa serangan udara itu menghancurkan enam fasilitas dan pusat layanan kesehatan di provinsi Idlib pada Kamis.

Surat kabar itu mengutip korespondennya di provinsi itu yang mengatakan bahwa gedung-gedung itu termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, pusat pertahanan sipil dan sekolah. Lembaga Syrian American Medical Society (SAMS) pada Kamis menyatakan bahwa serangan udara menghantam rumah sakit di Ma’aret al-Nu’man ketika lebih dari 250 orang berada di dalam, termasuk para pasien, staf medis, dan 48 bayi dan bayi-bayi yang baru lahir di rumah sakit itu.

Koalisi Suriah menyerukan PBB untuk mengutuk serangan rezim Assad terhadap warga sipil di Idlib, dan mendesak tindakan serius untuk menghentikan pengeboman dan memastikan perlindungan terhadap warga sipil.

Koalisi menggambarkan penargetan warga sipil sebagai “tindakan kriminal” sehingga menekankan perlunya menghidupkan prinsip tanggung jawab dan keadilan, serta memperketat sanksi ekonomi dan hukum pada rezim Assad.* (Syrian Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tim Baru OPCW Akan Selidiki 9 Serangan Senjata Kimia di Suriah
Abu Marzouk: Hamas Tolak Undangan Dialog dengan Amerika Serikat »