SNHR: Assad dan Rusia Lakukan 33 Pembantaian di Idlib Sejak Akhir April

2 August 2019, 21:58.
Foto: AFP

Foto: AFP

DOHA, Jum’at (Syrian Coalition’s Media Department): Syrian Network for Human Rights (SNHR) mengeluarkan laporan terbaru mengenai pembantaian yang dilakukan pasukan rezim Assad dan Rusia terhadap warga sipil di ‘zona de-eskalasi’ di Suriah barat laut, dan membenarkan bahwa “kejahatan perang” terjadi di wilayah itu sejak akhir April.

Kelompok pemantau itu menunjukkan bahwa mereka mencatat tidak kurang dari 33 pembantaian terjadi di Suriah utara, terutama di Idlib, antara 26 April dan 27 Juli.

Menurut SNHR, rezim Assad bertanggung jawab atas 26 pembantaian di Idlib dan Aleppo, sementara pasukan Rusia bertanggung jawab atas tujuh pembantaian lainnya di provinsi Idlib dan Hama.

SNHR menyatakan bahwa pengeboman oleh rezim Assad dan Rusia menewaskan sekitar 433 warga sipil dalam periode pelaporan, termasuk 119 anak-anak, 64 wanita, lima pekerja medis, dan tiga relawan pertahanan sipil yang terbunuh dalam serangan udara Rusia.

SNHR menekankan bahwa rezim Assad melanggar hukum kemanusiaan internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB dan menyerukan agar merujuk kejahatan tersebut ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menuntut semua yang terlibat –termasuk rezim Rusia– bertanggung jawab atas kejahatan perang.* (Syrian Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Anak-anak Terus Jadi Target, Serdadu Zionis Interogasi Gadis Palestina Berusia 8 Tahun
Pernyataan Mahathir tentang Rohingya Bikin Myanmar Marah »