Turki Berikan Kewarganegaraan pada 92.000+ Muhajirin Suriah

5 August 2019, 11:41.
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu. Foto: Anadolu Agency

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu. Foto: Anadolu Agency

ANKARA, Senin (Anadolu Agency): Turki telah memberikan kewarganegaraan kepada lebih dari 92.000 Muhajirin Suriah termasuk anak-anak, ungkap menteri dalam negeri Turki pada Jum’at (2/8).

“Sekitar 92.280 warga Suriah, termasuk anak-anak, telah diberikan kewarganegaraan. Di antara mereka, sekitar 47.000 adalah orang dewasa dan 45.280 merupakan anak-anak. Sebagian besar dari mereka adalah guru, insinyur, dan orang-orang yang memenuhi syarat yang dapat mencari nafkah sendiri,” ujar Suleyman Soylu kepada para wartawan.

Ia menambahkan bahwa 547.000 warga Suriah saat ini tinggal di Istanbul. “Mereka telah diberikan izin untuk tinggal di Istanbul. Kami tidak mendaftarkan (muhajirin) yang baru. Kami hanya mendaftarkan mahasiswa atau ketika mereka akan menjalankan bisnis atau ada masalah kesehatan yang dipertanyakan,” katanya.

Ia menambahkan, hanya 7.000 Muhajirin Suriah yang terdaftar di Istanbul karena alasan kemanusiaan sejak Januari.

Soylu mengatakan, dari 72.000 imigran gelap Afganistan, sekitar 29.000 dikembalikan ke negara mereka. Ia menambahkan bahwa pasukan keamanan Turki mengumpulkan 177.654 imigran gelap pada Juli. Lebih lanjut ia menjelaskan, jumlahnya sekitar 268.000 pada tahun 2018 dan 175.752 pada Juli 2017. “Sebanyak 12.474 imigran gelap ditahan di Istanbul antara 12-31 Juli,” kata Soylu.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Ini Bukan Sekadar Angka, Kita Bicara tentang Tragedi’
Sebulan, 598 Orang di Suriah Jadi Korban Penahanan Sewenang-wenang »