Turki Serukan Bantuan Global untuk Cegah Krisis Kemanusiaan di Idlib

6 August 2019, 20:50.
Foto: Ahval News

Foto: Ahval News

ANKARA, Selasa (Ahval News): Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu meminta dunia untuk mendukung upaya Turki mencegah serangan terhadap warga sipil di daerah kantong terakhir yang dikuasai oposisi di Idlib, Suriah, atau akan terjadi krisis kemanusiaan besar di wilayah tersebut.

“Hingga kini, kami telah menggunakan segala cara untuk mencegah serangan terhadap warga sipil di Idlib oleh rezim (Suriah) dan sekutu-sekutunya. Saya menyerukan seluruh dunia untuk mendukung upaya kami agar ini berakhir. Saya ingin memperingatkan semua orang bahwa jika itu tidak dilakukan maka krisis kemanusiaan dengan proporsi yang akan melebihi tahun 2015 akan terjadi,” kantor berita Turki, Anadolu, mengutip pernyataan Cavusoglu pada konferensi duta besar di Ankara, kemarin (5/8).

Turki dan Rusia menandatangani perjanjian pada bulan September yang dimaksudkan untuk mencegah serangan pemerintah Suriah terhadap Idlib – yang merupakan rumah bagi sekitar tiga juta orang, termasuk ratusan ribu orang yang mengungsi dari tempat lain di negara itu.

Akan tetapi, pasukan pemerintah Suriah yang didukung Rusia melakukan pengeboman intensif dan serangan darat ke Idlib tahun ini setelah Moskow menyatakan Turki gagal memenuhi kesepakatan untuk mengeluarkan kelompok-kelompok oposisi ekstremis dari zona de-eskalasi di Idlib selatan.

Menurut Syrian Observatory for Human Rights, sekitar 450 warga sipil telah terbunuh sejak April dan lebih dari 450.000 telah mengungsi ke Turki.* (Ahval News | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Sebulan, 598 Orang di Suriah Jadi Korban Penahanan Sewenang-wenang
Hamas Kecam PBB Karena Abaikan Pelanggaran ‘Israel’ terhadap Anak-anak Palestina »