Idul Adha, Serdadu Zionis Serang Jamaah yang Protes Kehadiran Pemukim Ilegal Yahudi di Masjidil Aqsha

11 August 2019, 19:25.
Gerombolan serdadu Zionis menangkap jamaah Palestina di kompleks Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis Timur terjajah. Foto: Mahmoud Illean/AP

Gerombolan serdadu Zionis menangkap jamaah Palestina di kompleks Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis Timur terjajah. Foto: Mahmoud Illean/AP

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Ahad (Al Jazeera): Gerombolan serdadu Zionis menembakkan gas air mata, peluru karet dan granat suara untuk mengusir jamaah Palestina –yang protes karena penjajah mengizinkan masuk pemukim ilegal Yahudi– dari kompleks Masjid Al-Aqsha.

Ribuan warga Palestina berkumpul di Masjidil Aqsha pada hari Ahad (11/8) untuk merayakan Idul Adha.

Pada hari yang sama, pemukim ilegal Yahudi merayakan hari besar Yahudi Tisha B’Av – yang biasanya memicu peningkatan jumlah pemukim ilegal Yahudi yang berkunjung ke tempat suci umat Islam itu.

Sejumlah besar jamaah Palestina berkumpul di gerbang kompleks Al-Aqsha setelah mendengar laporan bahwa gerombolan serdadu Zionis akan mengizinkan pemukim ilegal Yahudi memasuki tempat suci itu.

Menghadapi gerombolan serdadu Zionis bersenjata lengkap di luar kompleks tempat suci ketiga umat Islam itu, warga Palestina meneriakkan: “Dengan jiwa dan darah kami, kami akan membebaskanmu, Al-Aqsha.”

Kaum Yahudi dilarang melakukan ritual di kompleks Masjidil Aqsha berdasarkan perjanjian yang telah berlangsung lama antara otoritas Muslim dan ‘Israel’.

Akan tetapi, pemukim ilegal Yahudi melanggar perjanjian tersebut dengan terus menerus menistakan tempat suci umat Islam itu dan memprovokasi jamaah Palestina.

Melaporkan dari Baitul Maqdis Timur, wartawan Al Jazeera Harry Fawcett mengungkapkan, ketegangan di Al-Aqsha meningkat. Gerombolan serdadu Zionis menggunakan peluru karet, gas air mata dan granat suara untuk mengusir jamaah Palestina. Setidaknya 14 orang terluka.

“Ada gerakan politik besar dari sayap kanan dalam politik ‘Israel’ untuk mendapatkan lebih banyak akses ke tempat suci itu, dan berpotensi melakukan ritual di sana di masa depan, itulah alasan di balik ketegangan,” kata Fawcett.

Hanan Ashrawi, pejabat senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), menuding penjajah Zionis memprovokasi ketegangan agama dan politik.

“Penyerbuan kompleks Masjid Al-Aqsha oleh gerombolan serdadu penjajah Zionis pada Idul Adha pagi ini adalah tindakan gegabah dan agresi,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan tertulis.* (Al Jazeera | Sahabat Al-Aqsha)

Gerombolan serdadu Zionis menembakkan gas air mata, peluru karet dan granat suara untuk mengusir jamaah Palestina dari kompleks Masjidil Aqsha. Foto: Ahmad Gharabli/AFP

Gerombolan serdadu Zionis menembakkan gas air mata, peluru karet dan granat suara untuk mengusir jamaah Palestina dari kompleks Masjidil Aqsha. Foto: Ahmad Gharabli/AFP

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PBB Kecam Penjualan Senjata Penjajah Zionis ke Myanmar dalam Laporan Genosida Rohingya
Puluhan Jamaah Terluka Akibat Serangan Brutal Serdadu Zionis di Masjidil Aqsha »