‘Memalukan dan Tercela Jika Membiarkan Warga Palestina Hadapi Penjajah Zionis Sendirian’

14 August 2019, 20:56.
Ketua Majelis Nasional Kuwait Marzouq Al-Ghanim. Foto: Arsip Middle East Monitor

Ketua Majelis Nasional Kuwait Marzouq Al-Ghanim. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Ketua Parlemen Kuwait, Marzouq Al-Ghanim, menyerukan bangsa Arab, umat Islam dan komunitas internasional untuk bertindak menekan penjajah Zionis ‘Israel’ setelah insiden penyerangan jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha pada pagi hari Idul Adha, Ahad (11/8) lalu.

Dalam keterangan pers, Al-Ghanim menyatakan: “Serangan brutal yang dilakukan gerombolan serdadu penjajah Zionis terhadap jamaah di halaman Masjid Al-Aqsha, pada pagi hari Idul Adha sekali lagi membuktikan gagalnya seruan keliru untuk perdamaian, dan proyek penyelesaian tanpa hasil, dengan entitas penjajah yang hanya tahu logika penindasan dan kekerasan.”

“Sangat memalukan dan tercela membiarkan warga Palestina menghadapi musuh sendirian tanpa dukungan dan penyokong,” ujarnya.

Al-Ghanim menambahkan bahwa “melawan entitas perampas kuasa ini adalah kewajiban agama dan bagian dari takdir kita.”

Al-Ghanim dikenal karena dukungannya untuk Palestina dan penolakannya terhadap serangan penjajah Zionis terhadap warga Palestina, serta tempat-tempat suci umat Islam. Pada Oktober 2017 dia mengusir delegasi ‘Israel’ dari konferensi Inter-Parliamentary Union (IPU) yang diselenggarakan di Rusia.

“Kalian seharusnya mengemasi tas kalian dan keluar dari aula ini setelah kalian melihat reaksi para anggota parlemen terhormat dunia.”

“Keluar dari aula sekarang jika kalian memiliki sedikit martabat … Kalian penjajah, pembunuh anak-anak.”

Ia melanjutkan: “Saya berkata kepada penjajah yang kejam, jika kalian tidak merasa malu maka lakukan sesuka kalian.”

Ia kembali ke Kuwait beberapa hari kemudian dan disambut layaknya pahlawan, serta dipuji oleh Emir Kuwait Sabah Al-Ahmad Al-Sabah.

Shalat Idul Adha yang diselenggarakan di Masjid Al-Aqsha pada hari Ahad lalu dirusak oleh ribuan pemukim ilegal Yahudi yang menyerbu tempat suci umat Islam itu.

“Sejak pagi, lebih dari 1.729 pemukim ilegal Yahudi memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha,” kata Firas Al-Dibs, juru bicara Otoritas Wakaf Keagamaan di Baitul Maqdis. “Serbuan para pemukim ilegal Yahudi didukung oleh gerombolan serdadu Zionis,” ucapnya.

Gerombolan serdadu Zionis menembakkan gas air mata, peluru berlapis karet dan pentungan untuk membubarkan jamaah Muslim. Tujuannya, memberi jalan bagi para pemukim ilegal Yahudi untuk melaksanakan ritual mereka di Al-Aqsha.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Berusaha Berlakukan Kekuasaan Militer di Negev
Sedang Menikmati Hidangan Idul Adha, Gerombolan Serdadu Zionis Serang Keluarga Palestina Ini »