Sedang Menikmati Hidangan Idul Adha, Gerombolan Serdadu Zionis Serang Keluarga Palestina Ini

14 August 2019, 22:40.
Gerombolan serdadu Zionis menangkap seorang pria Palestina saat hari raya Idul Adha di Baitul Maqdis pada 11 Agustus 2019. Foto: Faiz Abu Rmeleh/Anadolu Agency

Gerombolan serdadu Zionis menangkap seorang pria Palestina saat hari raya Idul Adha di Baitul Maqdis pada 11 Agustus 2019. Foto: Faiz Abu Rmeleh/Anadolu Agency

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Penggerebekan oleh gerombolan serdadu penjajah Zionis terus berlanjut sepanjang Idul Adha di desa Issawiya sehingga merusak perayaan hari raya penduduk setempat.

Menurut media ‘Israel’ Haaretz, dalam satu insiden, “ketika sebagian besar penduduk desa sedang duduk untuk menikmati hidangan hari raya, segerombolan serdadu Zionis tiba, memasuki tempat parkir keluarga Masri dan menembak kaki seseorang dengan peluru berujung spons dari jarak dekat.

Surat kabar ‘Israel’ itu menambahkan bahwa “rekaman video dari insiden itu menunjukkan gerombolan serdadu Zionis berlari ke tempat parkir dan mendorong Karim Masri”. Meskipun penembakan tidak terlihat di video, insiden itu “dapat didengar dengan jelas”.

Dalam video selanjutnya, Haaretz memberitakan, “anak-anak terlihat menangis karena terjadinya kekerasan dan kehadiran gerombolan serdadu Zionis bersenjata lengkap”.

“Kami sedang mengadakan pesta, ada saudara-saudara lelaki saya, anak-anak dan istri kami,” tutur Masri, seorang guru berusia 32 tahun.

“(Serdadu Zionis) tidak membiarkan saya berbicara. Seorang serdadu mendorong saya dan yang lainnya menembak saya dari jarak dekat. Kemudian mereka mulai memukuli semua orang yang ada di sana, saudara-saudara lelaki saya, ibu saya, semua orang.”

Dalam insiden lain, seorang warga ditangkap oleh gerombolan serdadu Zionis “karena bermain bersama putranya yang berusia tiga tahun dengan pistol plastik”. Ia dipukuli saat ditangkap.

“Saya tidak melihat mereka (serdadu Zionis) datang. Saya mengatakan kepada mereka itu (pistol) plastik, tetapi mereka mulai memukuli saya. Saya diborgol dan dibawa ke kantor penyelidik, saya terus dipukuli sepanjang perjalanan. Saya mendengar mereka mengatakan bahwa mereka menangkap seorang teroris.”

Haaretz memberitakan bahwa ketika “serdadu Zionis memastikan itu bukan senjata sungguhan,” pria itu “dipanggil lagi keesokan harinya.”

Penjajah Zionis telah menargetkan Issawiya dengan teror, “penegakan hukum”, penggerebekan dan penangkapan penuh kekerasan selama dua bulan.

Gerombolan serdadu Zionis memasuki desa itu setiap hari, menulis laporan, menggeledah dan menahan warga. Banyak bisnis yang masih tutup. “Orang-orang takut, Anda berpikir dua kali sebelum meninggalkan rumah,” kata seorang warga bernama Khader Abeid.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Memalukan dan Tercela Jika Membiarkan Warga Palestina Hadapi Penjajah Zionis Sendirian’
Wabah Demam Berdarah Landa Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh »