BROUK: ‘Jangan Berbisnis dengan Genosida’

16 August 2019, 11:04.
Foto: Rohingya Vision

Foto: Rohingya Vision

LONDON, Jum’at (Rohingya Vision): Burmese Rohingya Organisation United Kingdom (BROUK) menyambut baik laporan dari Misi Pencari Fakta Internasional Independen PBB terkait kasus genosida yang dilakukan militer Myanmar.

BROUK menyerukan seluruh pemerintah di dunia untuk melakukan apa yang direkomendasikan dalam laporan tersebut, termasuk memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan militer Myanmar. “Perusahaan-perusahaan internasional yang melakukan bisnis dengan militer (Myanmar) sama saja dengan mendanai genosida terhadap kami,” kata Tun Khin, Presiden BROUK.

Laporan terbaru Misi Pencari Fakta PBB memerinci perusahaan-perusahaan internasional yang memasok senjata ke militer Myanmar, atau berbisnis dengan perusahaan-perusahaan milik militer negara mayoritas Budha itu.

Ketua Misi Pencari Fakta Marzuki Darusman menyatakan: “Implementasi rekomendasi dalam laporan ini akan mengikis dasar ekonomi militer dan merusak kemampuannya untuk melakukan operasi militer tanpa pengawasan. Dengan demikian, mengurangi pelanggaran hak asasi manusia dan hukum kemanusiaan internasional, serta berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam jangka pendek.”

“Semua negara yang telah menyatakan simpati dan dukungan kepada Rohingya sekarang harus menindaklanjuti dan mengubah kata-kata menjadi tindakan,” kata Tun Khin. “Mereka perlu menjatuhkan sanksi pada perusahaan-perusahaan militer. Jangan berbisnis dengan genosida.”* (Rohingya Vision | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Toilet, Pompa Air Rusak Sulitkan Kehidupan Warga Rohingya di Kamp Pengungsi
Serdadu Zionis Tembak Dua Remaja Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsha »