‘Berhenti Mempersenjatai Israel’: Seruan Aktivis Inggris Protes Pameran Senjata

4 September 2019, 23:43.
Para aktivis berkumpul bersama di luar cabang bank HSBC untuk memprotes saham HSBC di perusahaan senjata ‘Israel’ yang diduga memproduksi senjata yang dilarang secara internasional. Foto: Manchester Palestine Action

Para aktivis berkumpul bersama di luar cabang bank HSBC untuk memprotes saham HSBC di perusahaan senjata ‘Israel’ yang diduga memproduksi senjata yang dilarang secara internasional. Foto: Manchester Palestine Action

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): “Berhenti Mempersenjatai Israel” adalah tema kampanye pertama dari tujuh kampanye yang direncanakan sepanjang pekan ini untuk memprotes salah satu pameran senjata terbesar di dunia yang dibuka di London pada hari Senin (2/9).

Pameran senjata Defence and Security Equipment International (DSEI) itu diselenggarakan di pusat Excel di Docklands setiap dua tahun.

“Di sinilah mereka yang mendapat untung dari perang, penindasan dan ketidakadilan melakukan bisnis. Di sinilah kita bisa menghentikan mereka,” ungkap kelompok kampanye yang mengorganisir serangkaian aksi protes dalam sepekan itu.

Lebih dari 1.000 perusahaan senjata diperkirakan ikut serta dalam pameran, memasarkan barang dagangan mereka kepada lebih dari 30.000 peserta dari seluruh dunia.

Demonstrasi dimulai Senin lalu dengan kampanye “Berhenti Mempersenjatai Israel”. Para aktivis menyatakan bahwa DSEI “menyediakan area khusus untuk perusahaan senjata ‘Israel’ memajang senjata mereka –senjata yang dipasarkan sebagai ‘senjata yang telah terbukti dalam pertempuran’, yakni senjata yang telah diuji dan digunakan untuk merusak serta menghancurkan rakyat Palestina.”

Para aktivis menegaskan, industri senjata adalah salah satu pendukung utama pelanggaran ‘Israel’ atas hak asasi rakyat Palestina. “Penjajahan militer ‘Israel’ yang brutal atas rakyat Palestina adalah ketidakadilan yang mengerikan dan mengejutkan. Semua itu bisa terjadi karena dukungan internasional, yakni dari pemerintah dan dari banyak perusahaan internasional yang mendapat keuntungan dari penjajahan,” ungkap para pengunjuk rasa.

Mereka mendesak publik Inggris untuk ikut serta dalam demonstrasi. Demonstrasi dilanjutkan dengan kampanye yang berfokus pada tema berbeda, termasuk demonstrasi menentang senjata nuklir.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 1.000+ Warga Gaza yang Ditembak Serdadu Zionis Derita ‘Infeksi Tulang Parah’
Rakhine yang Tak Juga Aman »