Melawan Saat Rumahnya Dijarah, Nenek Suriah Ini Dieksekusi Tentara Assad

5 September 2019, 21:23.
Maryam Al-Shalat, seorang wanita Suriah, dieksekusi oleh tentara rezim karena menolak meninggalkan rumahnya pada 1 September 2019. Foto: Twitter

Maryam Al-Shalat, seorang wanita Suriah, dieksekusi oleh tentara rezim karena menolak meninggalkan rumahnya pada 1 September 2019. Foto: Twitter

DOHA, Kamis (Syrian National Coalition’s Media Department | Middle East Monitor): Media berita lokal memberitakan, pasukan rezim Assad mengeksekusi seorang wanita tua di kota Khan Sheikhoun, Idlib, ketika dia berusaha mencegah tentara rezim menjarah rumahnya pada Ahad (1/9). Penjarahan adalah praktik yang biasa dilakukan pasukan rezim di semua wilayah yang mereka rebut dari oposisi bersenjata.

Surat kabar Khan Sheikhoun Now memberitakan, Maryam al-Shalat menolak untuk meninggalkan rumahnya, meski terjadi pengeboman hebat dan penembakan oleh pasukan rezim Assad dan Rusia.

Eksekusi itu menyerupai pembunuhan serupa sebelumnya pada tahun 2012, setahun setelah konflik dan aksi protes dimulai, di mana pasukan keamanan rezim menyeret seorang wanita tua ke jalan di kota Hama, memukul kepalanya, dan menembak mati ia bersama dua orang anak-anaknya hanya beberapa jam setelah kunjungan PBB.

Pasukan rezim menjarah rumah-rumah warga sipil dan toko-toko sejak mereka menguasai daerah pedesaan utara Hama dan bagian-bagian selatan daerah pedesaan Idlib beberapa hari yang lalu.

Serangan brutal yang dilakukan pasukan rezim Assad dan Rusia di wilayah itu telah membuat ratusan ribu warga sipil mengungsi dari rumah mereka. Lebih dari 600.000 orang di Idlib telah mengungsi sejak April dan mendorong lebih jauh ke utara menuju daerah-daerah dekat perbatasan Turki sehingga menimbulkan kekhawatiran akan gelombang pengungsi lagi di wilayah tersebut.* (Syrian National Coalition’s Media Department | Middle East Monitor  | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Warga Rohingya Tak Dilibatkan dalam Perundingan Repatriasi
Tengah Malam, Putra Muhammad Mursi Dikuburkan di Samping Makam Ayahnya »