PBB: 4 Bulan, Serangan Rezim Suriah Bunuh 1.000+ Warga Sipil di Idlib

7 September 2019, 11:59.
Seorang bocah lelaki berlari melewati api setelah serangan udara oleh pasukan rezim Assad di kota Maaret al-Numan di barat laut provinsi Idlib, Suriah, pada 28 Agustus 2019. Foto: AFP

Seorang bocah lelaki berlari melewati api setelah serangan udara oleh pasukan rezim Assad di kota Maaret al-Numan di barat laut provinsi Idlib, Suriah, pada 28 Agustus 2019. Foto: AFP

JENEWA, Sabtu (Daily Sabah): Lebih dari 1.000 warga sipil terbunuh di dan sekitar zona demiliterisasi Idlib di barat laut Suriah dalam empat bulan terakhir, ungkap seorang pejabat PBB.

Komisioner Tinggi PBB untuk HAM Michelle Bachelet mengatakan pihaknya telah berhasil memverifikasi bahwa 1.089 warga sipil terbunuh antara 29 April dan 29 Agustus.

Bachelet mengatakan 572 warga sipil ini adalah laki-laki, 213 wanita dan 304 anak-anak.

Ia mengatakan, serangan udara dan serangan darat yang dilakukan rezim Bashar al-Assad dan sekutu-sekutunya bertanggung jawab atas hampir seluruh pembunuhan ini.

Bachelet mengatakan, sejak 29 April sekitar 51 fasilitas medis juga telah rusak akibat serangan itu. “Saya tidak perlu menekankan bahwa angka-angka ini mengerikan, memalukan dan sangat tragis,” katanya.

Bachelet menambahkan bahwa ia mengimbau semua pihak dalam konflik dan negara-negara berpengaruh kuat untuk mengesampingkan perbedaan politik dan menahan pertumpahan darah.

Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang pada September lalu.

Dengan kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib akan tetap di daerah-daerah di mana mereka berada, sementara Rusia dan Turki akan melakukan patroli bersama di daerah itu untuk mencegah kembali terjadi pertempuran.

Akan tetapi, rezim Suriah, Rusia dan sekutu-sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata, dengan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.* (Daily Sabah | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tengah Malam, Putra Muhammad Mursi Dikuburkan di Samping Makam Ayahnya
The Economist: ‘Kemenangan’ Assad Akan Racuni Kawasan »