The Economist: ‘Kemenangan’ Assad Akan Racuni Kawasan

8 September 2019, 21:10.
Karikatur: Benedetto Cristofani via Syrian National Coalition’s Media Department

Karikatur: Benedetto Cristofani via Syrian National Coalition’s Media Department

DOHA, Ahad (Syrian National Coalition’s Media Department + Arabic 21): Suriah akan meracuni kawasan itu selama bertahun-tahun yang akan datang jika Assad bertahan dalam kekuasaan, ungkap majalah The Economist dalam tajuk rencana yang diterbitkan pada hari Kamis (5/9). Artikel itu menyoroti tentang “warisan kekejaman Assad”.

“Sekarang rezim mengebom warga sipil dan rumah sakit. Serangan terhadap (Idlib) akan memakan waktu – dan itu akan penuh darah,” artikel itu memperingatkan.

Lebih lanjut artikel itu mengungkapkan bahwa “Assad telah membuat setengah populasi mengungsi. Perang sipil selama delapan tahun telah menghancurkan ekonomi dan menelan korban 500.000 jiwa. Tidak ada hal baik yang diberikan Assad kepada rakyatnya. Negaranya akan celaka dan terpecah belah. Konsekuensinya akan terasa jauh melampaui perbatasannya.”

“Lalu ada kekejaman Assad. Hafez membuat Suriah berada di bawah kendalinya dengan polisi rahasia yang kejam dan operasi militer brutal. Putranya –yang berisiko kehilangan kekuasaan– telah menyiksa dan menewaskan sekitar 14.000 orang di jaringan penjara-penjara rahasia rezim.”

Artikel itu melanjutkan: “Taktik kejam Assad telah membuat sebagian besar populasinya penuh derita dan terasing.”

The Economist mengutip data yang dikumpulkan oleh Human Rights Watch (HRW) dan LSM lain yang mengatakan bahwa rezim Assad masih menahan lebih dari 128.000 orang, yang sebagian besar dari mereka dikhawatirkan tewas.

“Bahkan ketika perang mendekati akhir, laju eksekusi meningkat. Hampir setiap warga Suriah kehilangan seseorang yang dekat dengan mereka dalam perang. Psikolog berbicara mengenai kerusakan dalam masyarakat.”

“Karena gagal bertindak di masa-masa awal perang, ketika mereka mungkin telah mendorong diktator itu keluar, sekarang negara-negara Barat hanya bisa berbuat sedikit untuk mengubah arah Suriah. Rekonstruksi hanya akan menguntungkan rezim dan komandan perang, serta pihak asing yang mendukungnya.” (Syrian National Coalition’s Media Department + Arabic 21 | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PBB: 4 Bulan, Serangan Rezim Suriah Bunuh 1.000+ Warga Sipil di Idlib
KVN: Pemegangnya Dilecehkan, Pemohonnya Tak Dianggap, Penolaknya Disiksa »