Zionis Bunuh 1 Warga Gaza dan Lukai 63 Lainnya Saat ‘Great Return March’

28 September 2019, 17:30.

1357564202

GAZA, Sabtu (The Palestinian Information Center | Daily Sabah): Menteri Kesehatan Gaza melaporkan Jum’at 27 September 2019 kemarin, sebanyak satu warga Gaza tewas dan 63 lainnya luka-luka akibat serangan senjata tajam dan gas air mata pasukan Zionis ‘Israel’. Termasuk di dalam korban luka adalah empat tenaga medis. 

Saher Awadallah, 20 tahun, korban tewas ditembak serdadu Zionis, 27/9/2019 di 'Great Return March'.

Saher Awadallah, 20 tahun, korban tewas ditembak serdadu Zionis, 27/9/2019 di ‘Great Return March’ (Foto: @pal_resi).

Ratusan Rakyat Palestina berkumpul di hari Jum’at ke-76 Gerakan Kembali Ke Tanah Air (Al-Masiirah Al-Kubra atau Great Return March) di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dan kawasan Palestina Terjajah. 

Gerakan tersebut menyuarakan penolakan mereka pada berbagai konspirasi yang berusaha untuk menghancurkan perjuangan rakyat Palestina. Di antaranya, ‘Perjanjian Abad Ini’ dan berbagai kebijakan pemukiman ilegal ‘Israel’ di Tepi Barat dan Baitul Maqdis yang didukung sepenuhnya oleh Amerika Serikat. Gerakan ini juga menuntut ‘Israel’ untuk menghentikan blokade terhadap Jalur Gaza. Blokade ini menyebabkan hancurnya perekonomian Gaza, terkekangnya hak dua juta warga untuk keluar masuk Gaza dengan bebas, dan terbatasnya pengadaan kebutuhan hidup.    

Sejak awal ‘Gerakan Kembali Ke Tanah Air’ pada tanggal 30 Maret 2018, ‘Israel’ sudah membunuh 324 orang Palestina termasuk anak-anak dan melukai lebih dari 32.000 orang.* (The Palestinian Information Center | Daily Sabah | Sahabat Al-Aqsha)  

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Malaysia Kecam Aung San Suu Kyi Terkait Krisis Rohingya
Mahathir: ‘Yang Terjadi di Rakhine Adalah Genosida’ »