Toilet untuk 120 Keluarga Rohingya di Kamp Balukhali Tak Berfungsi

6 October 2019, 18:49.
Foto: Rohingya Vision

Foto: Rohingya Vision

DHAKA, Ahad (Rohingya Vision): Para pengungsi Rohingya di Kamp 11 Balukhali Blok B-2, Cox’s Bazar, Bangladesh, selama delapan bulan ini menyuarakan tentang sangat perlunya tambahan toilet dan tidak berfungsinya toilet yang sudah ada.

Ada 120 keluarga pengungsi Rohingya di Blok B-2 ini dan mereka cukup beruntung bisa menggunakan lima toilet yang tersedia di sana, meski tentu harus antre. Akan tetapi, toilet ini kini hampir rusak karena terlalu banyak orang yang menggunakannya. Selama delapan bulan, tak sekali pun ada pembersihan dan perawatan untuk toilet-toilet tersebut.

Selain rusaknya dinding dan atap, tanki penampungan feses sudah melebihi kapasitas sehingga meluap ke area sekitar toilet.

Salah seorang pengungsi mengatakan, “Antrean toilet ini selalu ada terus menerus dalam 24 jam setiap harinya sehingga toilet menjadi sangat kotor dan bau. Tanah dan udara semua kotor tercemar. Orang-orang tetap menggunakannya karena tidak ada alternatif lain, dan terutama para wanita yang paling menderita karena hal ini.”

“Memenuhi panggilan alam adalah keharusan yang tidak bisa ditahan-tahan. Akan tetapi, untuk sekadar bernafas di sana saja bagi kami susah. Lebih bahaya lagi karena anak-anak selalu berlalu-lalang dan bermain di sekitar toilet,” tambahnya.

Menurut para pengungsi di Blok B-2, mereka sudah berulang kali mengadukan hal itu kepada lembaga terkait, sektor WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) dan relawan kebersihan yang selalu menutup mata terhadap masalah ini. Bahkan menurut laporan yang ada, masalah serupa juga terjadi di Kamp 11 Balukhali, Blok B-1.* (Rohingya Vision | Sahabat Al-Aqsha)

Kamp 11, Blok B-2. Foto: Rohingya Vision

Kamp 11, Blok B-2. Foto: Rohingya Vision

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Perdagangan Manusia: Cara Ekstremis Anti-Rohingya Usir Warga Rohingya yang Masih Bertahan
Aneh. Klaim Aman, Tapi Myanmar Tolak Perwakilan Rohingya Kunjungi Arakan »