Polisi Zionis Terus Menculik Warga Palestina di Tepi Barat dan Baitul Maqdis

6 November 2019, 13:47.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Rabu (The Palestinian Information Center | Anadolu Agency): Kemarin, 5 November 2019, polisi Zionis menculik 16 warga Palestina di Tepi Barat dan Baitul Maqdis.

Di Tepi Barat, 12 warga diculik saat penggerebekan polisi Zionis ke rumah-rumah warga di malam hari. Empat orang dari mereka berasal dari kamp pengungsian Aida di Bayt Lahm dan sebelumnya, sudah pernah ditahan di penjara ‘Israel’.

Di desa ‘Issawiya yang berlokasi di Baitul Maqdis, polisi Zionis menculik tiga anak setelah memukuli mereka. Polisi Zionis juga menahan pejabat lokal di desa ‘Issawiya, Yaser Dirweesh, setelah memanggilnya untuk proses interogasi.

Polisi dan tentara Zionis terus melakukan penangkapan sewenang-wenang dan penggerebekan di rumah warga Tepi Barat dan Baitul Maqdis. Penangkapan – atau lebih tepatnya penculikan – ini dilakukan tanpa alasan ataupun bukti yang jelas. Menurut sumber dari Palestina, ada sekitar 5.700 orang ditahan dalam penjara ‘Israel’, termasuk perempuan dan anak-anak.* (The Palestinian Information Center | Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha).

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Polisi Zionis Culik Tiga Pemuda Palestina dari Desa ‘Issawiya
Rusia Bunuh Tiga Bocah Idlib, Suriah »