Sejumlah Anak Tewas dalam Serangan Mematikan di Kamp Pengungsi, Idlib

21 November 2019, 21:44.
Foto: Getty

Foto: Getty

LONDON, Kamis (The New Arab | Reuters): Serangan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad dan serangan udara, serta serangan rudal Rusia dan pasukan Iran menewaskan sekitar 21 warga sipil termasuk 10 anak-anak di provinsi Idlib yang dikuasai oposisi pada Rabu (20/11). Hal itu diungkapkan kelompok pemantau, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR).

SOHR –dengan jumlah korban yang telah diperbarui– menyatakan rudal darat-ke-darat yang ditembakkan oleh rezim dan pasukan Iran menghantam sebuah kamp darurat untuk para pengungsi di dekat desa Qah –kota yang berada di utara Idlib dan berbatasan dengan Turki– menewaskan 15 warga sipil termasuk enam anak-anak dan melukai sekitar 40 lainnya. Menurut kelompok penyelamat, White Helmets, tenda-tenda di kamp tersebut terbakar.

Rudal juga jatuh di dekat fasilitas bersalin di kamp tersebut, ungkap SOHR. Syrian American Medical Society mengatakan, staf rumah bersalin terluka dan rumah bersalin rusak.

Para pengungsi internal dilaporkan ada di antara mereka yang tewas, sementara beberapa orang yang terluka dibawa ke rumah sakit Turki di Hatay.

Penjuru Suriah barat laut, termasuk wilayah Idlib, merupakan wilayah utama terakhir yang masih berada di tangan oposisi setelah lebih dari delapan tahun perang.

Rusia, yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan Turki pada awal tahun ini sepakat membentuk zona de-eskalasi di Idlib. Akan tetapi, kesepakatan itu tidak pernah dipatuhi rezim Suriah dan para sekutunya termasuk Rusia.

Padahal wilayah tersebut adalah rumah bagi tiga juta warga sipil yang menyelamatkan diri dari serangan-serangan brutal rezim Assad. Terlebih lagi semenjak Moskow bergabung dalam perang untuk membantu Assad pada tahun 2015.* (The New Arab | Reuters | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 1.000+ Warga Suriah Tewas Akibat Serangan Udara Rezim dan Rusia Sejak April
Pejabat PBB: Serangan ke Kamp Pengungsi Suriah ‘Memuakkan’ »