Lagi, Serangan Rusia Bunuh Tiga Orang di Idlib, Suriah

25 November 2019, 17:56.
Asap mengepul setelah serangan udara menghantam Idlib, Suriah, pada 2 November 2019. Foto: Muhammed Abdullan/Anadolu Agency

Asap mengepul setelah serangan udara menghantam Idlib, Suriah, pada 2 November 2019. Foto: Muhammed Abdullan/Anadolu Agency

ANKARA, Senin (Anadolu Agency): Setidaknya tiga warga sipil Suriah tewas dalam serangan udara Rusia di zona de-eskalasi Idlib di Suriah barat laut, ungkap seorang anggota lembaga pertahanan sipil lokal, pada Ahad (24/11).

Serangan udara menghantam distrik Marratinnuman, Maarat al-Naasan, Tawil al-Halib, al-Dar al-Kabirah di provinsi Idlib, menurut badan pengamat udara milik oposisi Suriah.

Menurut White Helmets, serangan udara itu menewaskan sekitar tiga warga sipil distrik Maarat al-Naasan.

Jumlah korban tewas akibat serangan di daerah-daerah pemukiman di zona de-eskalasi Idlib selama sebulan terakhir mencapai 75 orang, termasuk 13 anak-anak, kata White Helmets.

Selain itu, masih banyak terjadi serangan darat yang dilakukan kelompok-kelompok teror pro-Assad yang didukung Iran di desa Kafr Nabl, Kafar Roma, Hass, Bsakla, Deir Sunbul, dan Hazareen di Idlib.

Turki dan Rusia pada bulan September 2018 sepakat menjadikan Idlib sebagai zona de-eskalasi, di mana serangan-serangan ke zona tersebut adalah hal yang terlarang.

Akan tetapi, rezim Suriah dan sekutu-sekutunya terus menerus melanggar kesepakatan gencatan senjata dan melancarkan serangan ke Idlib.

Idlib merupakan tempat berlindung bagi empat juta warga sipil Suriah. Ratusan ribu orang di antaranya berasal dari provinsi lain yang lari untuk menyelamatkan diri dari kekejaman pemerintah Suriah dan sekutunya.

Perang sipil Suriah mulai berkecamuk pada tahun 2011, ketika rezim Assad menjawab aksi damai masyarakatnya dengan kekejaman yang tak terbayangkan. Menurut PBB, sejak saat itu ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta orang terpaksa mengungsi.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Koalisi Suriah: Bentuk Mekanisme yang Bisa Hentikan Kejahatan Assad, Rusia dan Milisi Iran
Spanyol Akan Adili Paman Bashar Al-Assad atas Kasus Pencucian Uang »