Serangan Gencar Rezim dan Sekutunya ke Idlib untuk Hapuskan Penduduk di Daerah Strategis

27 November 2019, 10:33.
Sumber: Syrian National Coalition’s Media Department

Sumber: Syrian National Coalition’s Media Department

ISTANBUL, Rabu (Syrian National Coalition’s Media Department): Sekretaris Jenderal Koalisi Nasional Suriah, Abdelbaset Abdullatif, mengecam eskalasi pengeboman dan penembakan oleh rezim Suriah dan sekutunya Rusia di kota Maaret al-Nouman, Jisr al-Shughour, dan Kefranbel di daerah pedesaan Idlib.

Abdullatif mengatakan, Kefranbel menjadi sasaran operasi militer genosida karena kebungkaman komunitas internasional. Ia juga menekankan bahwa serangan rezim terhadap daerah-daerah strategis Maaret al-Numan dan Jisr al-Shughour bertujuan mengosongkan populasi di sana.

Ia menegaskan bahwa kegagalan komunitas internasional untuk mengendalikan rezim dan sekutunya, Rusia, berisiko mendorong mereka untuk meningkatkan serangan dan memperburuk situasi kemanusiaan ribuan keluarga yang mengungsi dari rumah-rumah mereka ke daerah pedesaan Idlib.

Abdullatif menekankan, implementasi ketentuan Komunike Jenewa 2012 dan Resolusi PBB 2254 mengenai penetapan gencatan senjata di negara tersebut akan menghentikan pengungsian paksa warga sipil secara massal dan mengurangi penargetan daerah-daerah vital.

Aktivis setempat menyatakan bahwa penembakan artileri yang intensif dan serangan udara di dan sekitar kota Maarat al-Numan dan Jisr al-Shughour telah memaksa hampir 50.000 orang keluar dari rumah mereka sejak 1 November.

Sementara itu, Tim Koordinator Tanggap Darurat di Suriah utara menyatakan bahwa para pengungsi internal (IDP) melarikan diri ke kamp sementara di dekat perbatasan Suriah-Turki dan ke desa-desa yang relatif lebih aman.

Tim menunjukkan bahwa operasi pengeboman yang intensif sejauh ini telah menewaskan 100 warga sipil, termasuk 37 anak-anak, sejak 1 November. Disebutkan bahwa para korban termasuk 90 orang tewas di provinsi Idlib, tujuh di Aleppo, dan satu orang di pedesaan Hama utara. Setidaknya 250 orang juga terluka di tiga provinsi.* (Syrian National Coalition’s Media Department | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tak Lagi Punya Tempat Tinggal, 150 Pengungsi Rohingya di Nepal Butuh Bantuan
Rezim Assad Pindahkan Lima Tawanan Politik ke ‘Rumah Jagal Manusia’ »