Rezim Assad Pindahkan Lima Tawanan Politik ke ‘Rumah Jagal Manusia’

27 November 2019, 20:38.
Sumber: Zaman Al Wasl

Sumber: Zaman Al Wasl

HOMS, Rabu (Zaman Al Wasl): Rezim Suriah memindahkan lima tawanan politik dari penjara pusat Sweida ke penjara militer Sednaya –yang dikenal sebagai “rumah jagal manusia”– di dekat Damaskus, sebuah langkah yang biasa dilakukan sebelum tawanan dieksekusi. Hal itu diungkapkan seorang sumber militer tepercaya kepada Zaman al-Wasl pada hari Senin.

Nama-nama tawanan itu adalah Zakaria Khriba, Zakaria Jahaym, Abdel Rahman Matar, Abdo Mousa dan Samir Al-Ferra.

Menurut Amnesty International, sebagian besar tawanan oposisi Suriah menjalani persidangan palsu dan terpaksa membuat pengakuan karena mengalami penyiksaan.

Surat kabar The Washington Post tahun lalu memberitakan tentara Bashar al-Assad menggandakan eksekusi tawanan politik. Caranya, hakim militer mempercepat proses vonis hukuman mati.

Gambar satelit dari kompleks penjara Sednaya yang diambil pada Maret 2018 menunjukkan akumulasi puluhan objek gelap yang menurut para ahli konsisten dengan tubuh manusia. Setelah mendapatkan gambar itu, The Washington Post meminta para ahli forensik untuk memeriksanya.

Gambar satelit lainnya dari lahan militer di dekat Damaskus, yang sebelumnya diidentifikasi oleh Amnesty International sebagai lokasi kuburan massal, tampak menunjukkan peningkatan jumlah lubang penguburan dan batu nisan di setidaknya satu pemakaman di sana sejak awal 2018. Para desertir yang bekerja di dalam sistem penjara militer mengatakan daerah ini, yang terletak di selatan ibu kota, kemungkinan merupakan lokasi untuk pemakaman massal tawanan Sednaya.

Laporan mengerikan yang diterbitkan Amnesty International pada tahun 2017 mengungkap pembunuhan berdarah dingin terhadap ribuan tawanan yang tidak berdaya di penjara Sednaya. Di penjara itu, sekitar 13.000 orang telah digantung dalam lima tahun terakhir, di mana gantung massal hingga 50 orang pada waktu yang sama terjadi setiap minggu, bahkan kadang-kadang dua kali seminggu.

Perang delapan tahun di Suriah telah menewaskan 560.000 orang dan mengusir setengah populasi sebelum perang yang berjumlah 22 juta dari rumah mereka, termasuk lebih dari enam juta yang mengungsi ke negara-negara tetangga.* (Zaman Al Wasl | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serangan Gencar Rezim dan Sekutunya ke Idlib untuk Hapuskan Penduduk di Daerah Strategis
‘Tentara Assad Bombardir Kamp Qah dengan Rudal Balistik yang Dimodifikasi’ »