UOSSM Kecam Serangan terhadap Rumah Sakit di Suriah

29 November 2019, 10:34.
Sumber: Anadolu Agency

Sumber: Anadolu Agency

JENEWA, Jum’at (Anadolu Agency | Reliefweb): Union des Organisations de Secours et Soins Médicaux (UOSSM) atau Union of Medical Care and Relief Organizations mengecam keras serangan yang terus menerus dilancarkan terhadap fasilitas medis beserta para petugasnya. UOSSM menegaskan, pelakunya harus benar-benar dihukum atas tindak kejahatan perang.

Rumah Sakit Ibu dan Anak Al-Rawda di kota Kafr Nabl, provinsi Idlib menjadi sasaran serangan rezim Assad pada Selasa (26/11) sekitar pukul 19.39 waktu Damaskus. Ini adalah serangan kedua terhadap rumah sakit di Idlib, Suriah, dalam kurun waktu kurang dari sepekan. Tidak ada korban karena sudah dilakukan evakuasi terlebih dahulu, namun rumah sakit tersebut tak dapat beroperasi.

Dr Khaula Sawah, wakil presiden UOSSM Amerika Serikat mengatakan, “Dua rumah sakit telah diserang di Idlib, menyebabkan puluhan ribu orang di sana menjadi semakin rentan karena akses yang terbatas untuk mendapat perawatan medis. Sungguh keterlaluan, dunia tetap menutup mata terhadap kejahatan ini. Kejahatan perang ini harus segera dihentikan dan para pelaku harus dihukum.”

Menurut Syria Intervention Coordinators, setidaknya 100 warga sipil tewas dan 50.000 orang terpaksa mengungsi akibat serangan-serangan yang dilakukan pasukan rezim, Rusia dan kelompok-kelompok yang didukung Iran sejak Oktober.

Walau sebenarnya Turki dan Rusia sudah menyepakati zona de-eskalasi untuk wilayah Idlib pada bulan September 2018, rezim Assad serta para pendukungnya tetap tak menghentikan kekejamannya dan selalu melanggar gencatan senjata. Sekitar 1.300 warga sipil tewas sejak perjanjian disepakati.

UOSSM adalah LSM yang memberikan bantuan medis gratis kepada rakyat Suriah tanpa memandang identitas kewarganegaraan, etnis, gender, agama, maupun afiliasi politik. UOSSM internasional didirikan oleh dokter-dokter Suriah di berbagai penjuru dunia pada tahun 2012. Sejak itu, sudah 12 rumah sakit dan 120 klinik di dalam Suriah dioperasikan, serta dibantu oleh UOSSM. Lebih dari satu juta penanganan medis telah dilakukan UOSSM di dalam Suriah.* (Anadolu Agency | Reliefweb | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dokter Spesialis Anak: Beban Perang Pengaruhi ‘Pemberian ASI’ di Suriah Utara
UNHCR Tak Bisa Pastikan Kapan Pengungsi Rohingya Bisa Kembali Pulang »