‘Israel’ Larang Puluhan Warga Palestina Bepergian, Ratusan Ditangkap karena Kecurigaan

3 December 2019, 17:54.
Foto: Mahfouz Abu Turk/Apaimages

Foto: Mahfouz Abu Turk/Apaimages

Pihak berwenang ‘Israel’ telah mencegah 50 warga Palestina bepergian di luar wilayah yang diduduki selama November 2019.

“Pada bulan November, ‘Israel’ mengembalikan 50 warga dan mencegah mereka melakukan perjalanan melalui persimpangan Al-Karama, dengan dalih pertimbangan keamanan,” Quds Press mengutip sumber-sumber keamanan resmi setempat.

Polisi Palestina mengatakan bahwa sekira 147.000 penumpang telah bergerak melalui penyeberangan Al-Karama.

Polisi setempat mengatakan terdapat sekira 76.491 keberangkatan dan 70.955 perjalanan kembali pada bulan November.

Dalam periode ini, sekira 559 warga Palestina yang melakukan perjalanan ditangkap karena kecurigaan kriminal.

Dalam koordinasi dengan otoritas Palestina, sumber keamanan mencatat, Israel memiliki 36 kasus medis untuk bepergian dalam ambulans melalui persimpangan Al-Karama.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan mencegah warga Palestina melakukan perjalanan melalui persilangan ini adalah bagian dari tekanan politik terhadap mereka dan tidak terkait dengan keamanan atau masalah lainnya.

Menyusul pendudukan Tepi Barat dan Jalur Gaza, Israel telah mendirikan penyeberangan Al-Karama, yang menghubungkan wilayah Palestina yang diduduki dengan Yordania. (Middle East Monitor)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pasukan Zionis Tangkap Dua Bersaudara di ‘Isawiyyah
Serangan Tentara Assad ke Pasar di Idlib Tewaskan 10 Warga Sipil »