Serdadu Myanmar Tembak Anak-anak Rohingya; 4 Terbunuh, Korban Selamat Dipaksa Mengaku Kena Ranjau

11 January 2020, 18:49.
Foto: Rohingya Vision

Foto: Rohingya Vision

SERDADU Myanmar menyerang 9 anak dan 1 orang dewasa Rohingya menggunakan senjata api pada tanggal 7 Januari 2019, sekira pukul 10.30 pagi; di Dusun Kyauk Yan, Desa Teik Tu Pauk, Buthidaung bagian tenggara.

Sebanyak 4 anak terbunuh dan 6 orang lainnya terluka.

Serdadu memaksa mereka untuk mengatakan bahwa mereka terkena ranjau darat. Jika tidak, para serdadu mengancam akan membakar habis desa tersebut.

4 korban meninggal dan 5 korban luka tersebut adalah murid sekolah dasar dengan rentang umur 8 sampai 10 tahun.

Mereka tergabung dalam kelas privat bersama seorang pengajar berusia 25 tahun yang kini juga dalam keadaan kritis.

Setelah sesi kelas selesai, dipandu sang pengajar, anak-anak tersebut pulang ke desa menyusuri kaki gunung.

Tiba-tiba serdadu Myanmar menembaki mereka dan menurut warga, hal itu disengaja.

“Tidak ada alasan mengira mereka (para korban) adalah kelompok bersenjata, karena mereka hanyalah anak-anak, memakai pakaian sipil biasa, di siang hari pula,” kata seorang warga kepada Rohingya Vision.

Setelah serangan tersebut, para serdadu datang ke desa dan mendata para korban.

Dengan menodongkan senapannya, mereka menginstrusikan warga agar mengatakan bahwa kejadian tersebut dikarenakan ranjau darat.

Keempat orang yang meninggal adalah Yasin Ullah (10) putra Abdul Jabbar, Abdur Rahman (8) putra Mustafa Kamal, Aman Ullah (8) putra Salim, dan Arif Ullah (8) putra Ali Juhar.

Sedangkan 6 orang yang mengalami luka-luka adalah Amir Hakim (8) putra Hafiz Ahmed, Abdul Mannan (8) putra Abdus Salam, Azizur Rahman (8) putra Mustafa Kamal, Emran (10) putra Shomsul Alam, Abu Taher (10) putra Foyas, dan pengajar bernama Ali Juhar (25) putra Sultan, yang anaknya menjadi salah satu korban meninggal.

Tiga di antara mereka dirawat di Rumah Sakit Umum Buthidaung. Sedangkan tiga orang lainnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Mangdaw karena mengalami luka kritis.

Warga Rohingya dan kelompok bersenjata Rakhine sama-sama menjadi target operasi militer Myanmar. (Rohingya Vision)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Satu Anak Terbunuh Setiap Hari Selama Eskalasi Serangan Militer di Idlib
Lebih Dekat dengan TK Cut Nya’ Dien di Azaz – Spirit dari Tanah Rencong untuk Bocah #SuriahKita »