Baru Beberapa Menit Bebas, Warga Baitul Maqdis yang Dipenjara 18 Tahun Kembali Diculik ‘Israel’

16 January 2020, 17:13.
Sumber: IMEMC

Sumber: IMEMC

MASYARAKAT Tahanan Palestina (PPS), Selasa(14/1/2020), melaporkan bahwa serdadu ‘Israel’ menculik seorang pria Baitul Maqdis.

Penculikan itu terjadi hanya beberapa menit setelah pembebasannya dari penjara, setelah ia menjalani masa penahanan selama 18 tahun.

PPS mengatakan tahanan politik Palestina, Ismael Affana, dari Baitul Maqdis Timur yang diduduki, telah dibebaskan dari Kamp Penahanan Negev, setelah menghabiskan 18 tahun di beberapa lokasi penahanan, namun diculik beberapa menit kemudian.

Warga Palestina itu dipindahkan ke fasilitas Penahanan dan Interogasi al-Maskobiyya di Baitul Maqdis.

Serdadu ‘Israel’ seringkali menangkap kembali tahanan Palestina; hanya beberapa menit atau beberapa jam setelah pembebasan mereka.

Biasanya tahanan dijerat perintah penahanan administratif secara sewenang-wenang, tanpa dakwaan atau peradilan.

Beberapa tahanan dibebaskan beberapa jam setelah penculikan mereka, tetapi menghadapi pembatasan yangberat.

Termasuk dilarang kembali ke rumah dan kota mereka, atau dicegah pergi ke bagian lain Tepi Barat, selain ditolak haknya untuk bepergian ke luar negeri. (IMEMC)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Al-Haq: PBB Harus Rilis Database soal Bisnis yang Ambil Untung dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serdadu ‘Israel’ Rampas 35 Hektar Lahan Pertanian Warga Bayt Lahm »