224.948 Warga Sipil Tewas di Suriah Kurun 2011-2019, Termasuk 29.017 Anak

18 January 2020, 16:41.
Sumber: SNHR

Sumber: SNHR

SYRIAN Network for Human Rigths mencatat, sejak tahun 2011 sampai 2019, jumlah korban warga sipil yang tewas akibat krisis berkepanjangan di Suriah mencapai 224.948 orang. Jumlah tersebut mencakup korban tewas anak sebanyak 29.017 orang, wanita 28.076 orang, tewas akibat penyiksaan 14.298 orang. Sedangkan kasus penangkapan sewenang-wenang tercatat jumlah korban 144.889 orang, dan penghilangan paksa 98.279 orang.

Sedangkan pada tahun 2019, jumlah korban warga sipil yang tewas mencapai 3.364 orang. Jumlah tersebut mencakup korban tewas anak sebanyak 842 orang, wanita 74 orang, tewas akibat penyiksaan 305 orang. Sedangkan kasus penangkapan sewenang-wenang tercatat jumlah korban 2.460 orang.

Perkembangan terkini, lebih dari 350.000 warga Suriah telah melarikan diri dari serangan baru yang dibekingi Rusia, di provinsi Idlib yang dikuasai oposisi, sejak awal Desember 2019.

Kamis (16/1/2020), PBB mengatakan bahwa warga Suriah, sebagian besar perempuan dan anak-anak, mencari perlindungan di daerah-daerah perbatasan dekat Turki, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan dalam laporan terbarunya bahwa situasi kemanusiaan terus memburuk sebagai akibat permusuhan yang meningkat.

Jet Rusia dan artileri rezim Suriah telah menggempur beberapa kota dan desa dalam beberapa pekan terakhir, yang bertujuan membersihkan oposisi. Serangan baru itu didukung oleh milisi pro-Iran.

Menurut PBB, serangan terkini telah membuat operasi militer yang dikendalikan Rusia lebih dekat ke bagian-bagian padat penduduk provinsi Idlib, di mana hampir 3 juta orang terjebak.

Tim penyelamat dan penduduk mengatakan bahwa pada hari Kamis (16/1/2020), jet Rusia dan Suriah menghantam Kota Maarat al-Numan yang telah hancur.

Rabu (15/1/2020), setidaknya 21 warga sipil tewas dalam serangan udara berat, di antaranya 19 orang yang tewas ketika bom dijatuhkan di pasar yang sibuk di pusat kota Idlib, ibukota provinsi. (*)

Tahun 2011-2019

Kematian Warga Sipil: 224.948

Kematian Anak: 29.017

Kematian Wanita: 28.076

Kematian karena Penyiksaan: 14.298

Penangkapan Sewenang-wenang: 144.889

Penghilangan paksa: 98.279

Tahun 2019

Kematian Warga Sipil: 3.364

Kematian Anak: 842

Kematian Wanita: 747

Kematian karena Penyiksaan: 305

Penangkapan Sewenang-wenang: 2.460

Berita 173 (16 Januari 2020).jpg - 1

Berita 173 (18 Januari 2020) - 3

Berita 173 (18 Januari 2020).jpg - 4

Berita 173 (18 Januari 2020).jpg -5

Berita 173 (18 Januari 2020).jpg - 6

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serangan Rezim dan Sekutunya Kembali Meningkat, Ratusan Ribu Warga Suriah Menyelamatkan Diri
Lembaga Bantuan Kemanusiaan Dilarang Masuk Rakhine, Warga Rohingya di Pengungsian Kian Terhimpit »