Pemuda Palestina Meninggal Usai Jantungnya Ditembus Peluru Tajam Zionis

6 February 2020, 14:33.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

SEORANG remaja Palestina berusia 17 tahun, Mohammad Salman al-Haddad, dibunuh serdadu ‘Israel’, Rabu (5/2/2020).

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, al-Haddad ditembak setelah serdadu zionis menyerang demonstran Palestina di Kota al-Khalil, Tepi Barat terjajah.

Para saksi mata mengatakan, protes meletus di daerah Bab az-Zawiya; lokasi dimana area H2 al-Khalil yang dikontrol ketat zionis, bersinggungan dengan seksi H1 yang dikelola pemerintah Palestina.

Di lokasi itu, serdadu ‘Israel’ menembakkan peluru tajam, peluru baja berlapis karet, dan tabung gas air mata ke arah para pemuda.

Kementerian Kesehatan mengatakan al-Haddad dibawa ke rumah sakit al-Khalil dalam kondisi kritis; setelah jantungnya ditembus peluru tajam serdadu ‘Israel’.

Dia dinyatakan meninggal tak lama setelah kedatangannya di rumah sakit.

Selama aksi protes, beberapa serdadu menembakkan senjata otomatis ke arah para demonstran Palestina yang tidak bersenjata, yang melemparkan batu ke arah mereka.

Para serdadu juga menembakkan rentetan bom gas, peluru baja berlapis karet, dan granat.

Pemakaman remaja Palestina yang terbunuh itu dihadiri oleh ratusan warga Palestina di al-Khalil, beberapa jam setelah kematiannya. (IMEMC/PALINFO)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tiga Operator Hentikan Layanan Internet di Dua Kota Negara Bagian Rakhine
Teror Pelajar di Bayt Lahm, Serdadu ‘Israel’ Lontarkan Bom Gas »