Pemukim Ilegal Yahudi Gilas Tanah Palestina di Qalqilya, Petani Kehilangan Tanah Tersubur

6 February 2020, 14:35.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

GEROMBOLAN pemukim ‘Israel’ dari permukiman Karnei Shomron, Rabu (5/2/2020), menggilas tanah Palestina di Desa Jinsafut, di Provinsi Qalqilya, untuk membangun rumah-rumah baru.

Para petani Palestina di Jinsafut mengatakan bahwa mereka telah kehilangan tanah paling subur di wilayah itu, akibat ekspansi permukiman Israel.

Mereka menyaksikan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di daerah tersebut.

Pemukiman Karnei Shomron didirikan tahun 1978 di atas tanah Palestina yang dirampas secara ilegal; di desa-desa Kafr Laqif, Jinsafut, dan Deir Istiya, di Provinsi Qalqilya, Tepi Barat.

Sebelumnya, serdadu ‘Israel’ menutup semua pintu masuk menuju Desa Kisan, sebelah timur Bayt Lahm, wilayah selatan Tepi Barat yang diduduki.

Kantor Berita dan Info Palestina (WAFA) melaporkan, langkah ini sebagai pendahuluan untuk mengambil alih sebidang tanah di sana.

Ahmad Ghazal, Wakil Kepala Dewan Desa Kisan, mengatakan serdadu ‘Israel’ telah menyerbu desa; di tengah langkah-langkah keamanan intensif dan menutup semua pintu masuk, guna mencegah penduduk masuk atau meninggalkan desa. (PALINFO)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Teror Pelajar di Bayt Lahm, Serdadu ‘Israel’ Lontarkan Bom Gas
Usai Penyitaan Dua Alat Berat, Otoritas ‘Israel’ Hentikan Proyek Rehabilitasi Sekolah di Desa Susiya »