Melenggang Mulus Dikawal Polisi, Yahudi Ekstremis Lakukan Tur Pagi-Sore di Masjid Al-Aqsha

7 February 2020, 19:07.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PULUHAN pemukim Yahudi ekstremis, yang dikawal pasukan polisi, menerobos Masjid Al-Aqsha, Kamis (6/2/2020) pagi.

Menurut Otoritas Waqaf Islam di Baitul Maqdis yang diduduki, setidaknya 58 pemukim memasuki Masjid, melalui Gerbang al-Maghariba, lalu berkeliling di kompleks Al-Aqsha di bawah penjagaan polisi.

Masjid Aqsha dinodai setiap hari oleh pemukim Yahudi dan pasukan polisi, di pagi dan sore hari, kecuali pada hari Jumat dan Sabtu.

Polisi Israel menutup Gerbang al-Maghariba, yang digunakan oleh orang Yahudi untuk memasuki Masjid, pada pukul 10:30 pagi setelah para pemukim menyelesaikan tur pagi mereka.

Kemudian di sore hari, gerbang yang sama dibuka kembali untuk wisata malam oleh pemukim Yahudi.

Selama kehadiran pemukim di dalam kompleks Masjid, pembatasan masuk diberlakukan pada jamaah Muslim di pintu masuk menuju masjid.

Kartu identitas para jamaah disita, sampai mereka meninggalkan tempat suci ummat Islam tersebut.

Polisi ‘Israel’ secara sewenang-wenang memberikan hak pada institusinya untuk melarang masuknya jamaah Muslim ke Masjid Al-Asha untuk periode yang berbeda.

Tindakan itu terus terjadi, meskipun ‘Israel’ sama sekali tidak memiliki yurisdiksi atas tempat ibadah ummat Islam tersebut. (PALINFO)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Mahkamah Kriminal Internasional Mulai Kumpulkan Bukti Genosida Rohingya
Serdadu ‘Israel’ Pangkas Sepertiga Zona Penangkapan Ikan Gaza »