The Prisoners of Conscience: Saudi Luncurkan Operasi Baru Penangkapan Ekspatriat Palestina yang Dukung Hamas

14 February 2020, 17:51.
Polisi Arab Saudi. Foto: Reuters

Polisi Arab Saudi. Foto: Reuters

ARAB Saudi telah meluncurkan operasi baru penangkapan dan penahanan terhadap beberapa ekspatriat Palestina yang tinggal di kerajaan itu, karena mendukung gerakan perlawanan Islam, Hamas.

Akun Twitter “The Prisoners of Conscience” yang memantau kondisi tahanan di Arab Saudi mengatakan telah menerima “informasi terkonfirmasi” bahwa pihak berwenang Saudi telah meluncurkan operasi baru penangkapan ekspatriat Palestina.

Ia menambahkan bahwa sejumlah warga Palestina yang menjadi sasaran dalam operasi baru itu adalah kerabat atau anak lelaki warga Palestina yang telah ditangkap selama operasi pertama pada bulan April 2019, karena alasan yang sama.

Pada bulan April 2019, otoritas Saudi melancarkan operasi penangkapan dan penahanan terhadap ekspatriat Palestina.

Termasuk pemimpin senior dalam gerakan Hamas, Muhammad al-Khudari, 81, dan putra sulungnya Hani.

Akun itu membela para tahanan Palestina dengan mengatakan bahwa mendukung perlawanan (Palestina) bukanlah kejahatan yang harus ditangkap.

Aktivis media sosial mendesak pemerintah Saudi untuk segera membebaskan semua tahanan dari operasi terakhir, dan menghentikan persidangan warga Palestina (yang ditahan tahun lalu) yang akan dimulai awal bulan depan.

Awal bulan ini, akun Twitter mengatakan pihak penuntutan Saudi menuduh tahanan Palestina mentransfer dana secara ilegal (ke faksi-faksi perlawanan Palestina), juga membangun organisasi tanpa izin untuk membela tahanan Palestina dan Yordania di kerajaan itu.

Tahanan Palestina akan diadili di Pengadilan Kriminal Khusus Saudi pada 8 Maret 2020.

Pada 6 September 2019, Pengawas Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania mengatakan bahwa Arab Saudi secara paksa menyembunyikan 60 warga Palestina. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Culik Delapan Warga Palestina di Tepi Barat dan Baitul Maqdis
Lahan Pertanian di Jenin Menyusut, Ketahanan Pangan Palestina Menipis »