Ingatkan Ikatan Suci Al-Haramain dan Baitul Maqdis, Hamas Minta Raja Saudi Bebaskan Tahanan Palestina

23 March 2020, 17:31.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

GAZA (Palinfo) – Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haneyya, telah mengajukan permohonan kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdul-Aziz, Penjaga Dua Masjid Suci, untuk mengambil keputusan membebaskan semua tahanan Palestina di negara itu.

“Mengingat pandemi coronavirus yang menyerang dunia, pembebasan warga Palestina menjadi kebutuhan kemanusiaan dan nasional,” kata Haneyya, Minggu (22/3/2020).

Kepala Biro Politik Hamas menyoroti tanggung jawab keagamaan Arab Saudi terhadap perjuangan Palestina dan menyatakan keyakinan bahwa Raja Saudi tidak akan ragu untuk mengambil langkah seperti itu.

“Pada hari peringatan Isra dan Mi’raj, ketika Allah Subhaanahu wa Ta’ala menegaskan ikatan suci antara Tanah Dua Masjid Suci dan Tanah Palestina, kami menyerukan Penjaga Dua Masjid Suci untuk mengambil keputusan yang telah lama ditunggu-tunggu untuk melepaskan rekan senegara kami dari penjara, ”katanya.

Baru-baru ini, otoritas keamanan dan hukum Saudi mulai mengadakan sidang pengadilan terhadap puluhan tahanan Palestina dan Yordania, yang telah dipenjara selama berbulan-bulan.

Pihak berwenang Saudi menuduh para tahanan terlibat dalam kegiatan dan pekerjaan amal untuk mendukung rakyat dan kepentingan nasional mereka.

Di antara warga Palestina yang ditahan adalah pejabat Hamas Mohamed al-Khudari, 81 tahun, dan putranya Hani, 49 tahun. Mereka ditangkap, pada 4 April 2019.

Khudari telah secara resmi tinggal di Arab Saudi selama lebih dari 30 tahun dan mewakili Gerakan Hamas antara pertengahan 1990-an hingga 2003 di negara itu. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kematian Massal Akibat Coronavirus; Ancaman Nyata yang Mengintai Kamp dan Penjara di Suriah
Hambat Penyebaran Covid-19, Arab Saudi Berlakukan Jam Malam »