Hambat Penyebaran Covid-19, Arab Saudi Berlakukan Jam Malam

23 March 2020, 17:33.
Polisi Arab Saudi. Foto: Reuters

Polisi Arab Saudi. Foto: Reuters

ARAB SAUDI (Middle East Monitor) – Arab Saudi memberlakukan jam malam selama tiga pekan, mulai Senin (23/3/2020).

Kantor berita resmi SPA melaporkan, langkah ini sebagai bagian dari perjuangan menghambat pandemi Covid-19.

Jam malam akan dimulai pada pukul 19.00 waktu setempat hingga pukul 06.00 pagi (16.00-03.00 GMT) selama tiga pekan; berdasarkan keputusan Raja Salman.

Pemerintah kerajaan mendesak warga untuk tinggal di rumah mereka guna membantu upaya menghambat penyebaran virus.

Ahad (22/3/2020), Pemerintah Saudi melaporkan 19 kasus baru coronavirus, sehingga total infeksi di kerajaan tersebut menjadi 511 kasus.

Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, China, bulan Desember lalu dan telah menyebar ke setidaknya 180 negara.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi atau wabah global.

Tercatat lebih dari 339.250 kasus yang terkonfirmasi di seluruh dunia, dengan jumlah kematian melebihi 14.700, sementara lebih dari 98.830 orang telah pulih. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ingatkan Ikatan Suci Al-Haramain dan Baitul Maqdis, Hamas Minta Raja Saudi Bebaskan Tahanan Palestina
Masjid Al-Aqsha Sementara Ditutup untuk Jamaah Muslim, Adzan Tetap Dikumandangkan »