Jaksa Zionis Tolak Penangguhan Penahanan Syaikh Raed Salah

24 March 2020, 19:38.
Sekelompok warga Tunisia memegang poster ketika mereka berkumpul memprotes keputusan pengadilan ‘Israel’ yang menghukum Syaikh Raed Salah hingga 28 bulan penjara, di depan teater kota di Tunis, Tunisia pada 21 Februari 2020. [Yassine Gaidi – Anadolu Agency]

Sekelompok warga Tunisia memegang poster ketika mereka berkumpul memprotes keputusan pengadilan ‘Israel’ yang menghukum Syaikh Raed Salah hingga 28 bulan penjara, di depan teater kota di Tunis, Tunisia pada 21 Februari 2020. [Yassine Gaidi – Anadolu Agency]

PALESTINA (Middle East Monitor) – Layanan Penuntut Umum zionis telah menolak permintaan penangguhan penahanan Syaikh Raed Salah, yang dijadwalkan kembali dipenjara pada 25 Maret.

Demikian diwartakan Arab48.com, Ahad (22/3/2020).

Syaikh Raed Salah, aktivis veteran hak-hak rakyat Palestina, dijatuhi hukuman 28 bulan penjara oleh Pengadilan Magistrates di Haifa.

Syaikh Salah telah menghabiskan 11 bulan dalam tahanan; dengan demikian diperkirakan akan menghabiskan 17 bulan lagi di balik jeruji besi untuk menyelesaikan “hukumannya”.

“Para jaksa penuntut ‘Israel’ mengkonfirmasi penolakan mereka terhadap penangguhan penahanan, tanpa mempertimbangkan situasi saat ini terkait pandemi coronavirus,” jelas Khaled Zabarqeh, pengacara yang mengajukan permintaan itu ke pengadilan. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kasus Pertama Covid-19 Terkonfirmasi di Suriah, Para Muhajirin dan Tahanan Paling Rentan Terinfeksi
Pandemi Covid-19 Meluas, Liga Arab Serukan Pembebasan Ribuan Tahanan Palestina di Penjara Zionis »