Rentetan Peperangan Hancurkan Kesehatan Mental Anak-anak Yaman

25 March 2020, 17:52.
Anak-anak terlihat di depan tenda darurat di kamp pengungsi Darwan di Amran, utara Sana'a, Yaman, 11 April 2018 [Mohammed Hamoud / Anadolu Agency]

Anak-anak terlihat di depan tenda darurat di kamp pengungsi Darwan di Amran, utara Sana’a, Yaman, 11 April 2018 [Mohammed Hamoud / Anadolu Agency]

YAMAN (Middle East Monitor) – Save the Children melaporkan bahwa peperangan selama lima tahun di Yaman telah berdampak “menghancurkan” terhadap kesehatan mental anak-anak di negara itu.

Sebagian besar anak yang disurvei dalam sebuah survei utama Save the Children mengatakan bahwa mereka menderita kesedihan dan depresi.

“Sekitar satu dari lima anak mengatakan bahwa mereka selalu takut dan selalu berduka,” kata laporan itu.

Lima puluh dua persen dari anak-anak yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak pernah merasa aman ketika terpisah dari orang tua mereka.

Sementara 56 persen mengatakan bahwa mereka tidak merasa aman ketika berjalan sendirian.

Dalam survei terbesar sejak eskalasi konflik di Yaman, Save the Children mewawancarai 629 anak-anak berusia antara 13 hingga 17 tahun, serta 627 orang tua dan pengasuh lainnya di tiga wilayah Yaman.

“Anak-anak yang kami ajak bicara merasa ketakutan,” kata CEO Save the Children, Inger Ashing.

“Inilah yang dilakukan perang lima tahun terhadap kesehatan mental anak-anak.”

Laporan itu dirilis di tengah ancaman pandemi coronavirus yang menjalar ke Yaman, negara yang telah dianggap PBB mengalami bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Ancaman wabah Covid-19 menjadikan kebutuhan untuk segera mengakhiri perang jauh lebih penting dari sebelumnya.

Ahad (23/3/2020), The National Salvation Government (NSG) yang berbasis di ibukota Sanaa, mengeluarkan langkah-langkah ketat yang bertujuan mencegah potensi wabah, termasuk 21 poin rencana pencegahan.

Sejauh ini, otoritas Yaman mengklaim belum ada kasus positif Covid-19 yang dilaporkan. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Rampas 95% Kawasan Lembah Jordan
Di Tengah Kondisi yang Keras, Para Bocah Muhajirin Bertahan dan Berjuang di Perbatasan Eropa »